Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Satkom Tri Matra Bagi Hadiah kepada Anak Panti Asuhan Terima Kasih Abadi

- Senin, 10 Oktober 2016 16:06 WIB
624 view
Satkom Tri Matra Bagi Hadiah kepada Anak Panti Asuhan Terima Kasih Abadi
SIB/Dok
Kepala Oditurat Militer 1-02 Kolonel TNI Eko Karyadi SH MH didampingi Ketua Satkom Tri Matra Intra Wijaya memberikan penghargaan dan hadiah bagi anak asuh yang menjuarai lomba mengarang.
Medan (SIB) -Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, Satuan Komunikasi (Satkom) Tri Matra memberi bantuan kepada ratusan anak yatim piatu yang diasuh di Panti Asuhan Terima Kasih Abadi Jalan Pengayoman Ujung, Sabtu (8/10) malam.  Satkom Tri Matra juga memberi hadiah kepada anak asuh  yang menjadi juara pertama hingga ketiga dalam lomba mengarang yang diselenggarakan.

 Kepada wartawan, Kepala Oditurat Militer 1-02 Kolonel TNI Eko Karyadi SH MH didampingi Ketua Satkom Tri Matra Intra Wijaya dan Wakil Ketua Kenny, serta Kadiv Humas Satkom Tri Matra Joni Klaar dan Hendra Nababan mengatakan, pihaknya bersama Satkom Tri Matra memberikan kepedulian kasih kepada anak  panti asuhan itu.

Sementara, donatur Lie Li Leng mengaku sangat senang dengan kegiatan yang diadakan Satkom Tri Matra. Diakui, selain berbagi kasih dengan memberikan bantuan, pihaknya juga memberikan hadiah kepada pemenang lomba mengarang yang diadakan pihaknya. "Selain makan bersama dan memberikan bantuan kepada anak asuh, kami juga memberikan hadiah bagi juara pertama hingga ketiga lomba mengarang. Intinya, selain berbagi kasih kami juga membuat perlombaan untuk anak-anak  panti asuhan ini," tambahnya.

Terpisah, Pembina Panti Asuhan Pendeta Faso Aro Zendrato  mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada 125 anak asuh di Panti Asuhan Terima Kasih Abadi.

Dijelaskan, anak asuhnya sebagian besar merupakan korban Tsunami di Nias beberapa waktu lalu. Selain belajar setiap hari seperti anak sekolah pada umumnya, anak asuh panti asuhannya juga belajar Bahasa Inggris setiap hari minggu.

"Di sini, anak asuh ada 125 orang. Sebagian besar dari mereka merupakan korban Tsunami yang kehilangan keluarganya. Setiap hari mereka belajar seperti anak sekolah biasanya, juga mendapat pelajaran Bahasa Inggris setiap hari minggu. Kami sangat berterimakasih dengan adanya perhatian yang diberikan ini," ucapnya. (Rel, A16/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru