Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Dinas Bina Marga Korek Parit di Jalan Abdullah Lubis Setelah Diperintah Wali Kota Medan

- Selasa, 11 Oktober 2016 09:48 WIB
278 view
Dinas Bina Marga Korek Parit di Jalan Abdullah Lubis Setelah Diperintah Wali Kota Medan
Medan (SIB)- Dinas Bina Marga Medan melakukan pengorekan parit di Jalan Abdullah Lubis, persisnya dekat persinpangan Jalan Darussalam, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Senin (10/10). Pengorekan yang dipimpin Kadis Bina Marga Khairul Syahnan itu untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyikapi peristiwa banjir yang merata di Kota Medan.

Wali Kota Dzulmi Eldin sendiri saat melintas di Jalan Abdullah Lubis menyaksikan banjir menggenangi jalan. Eldin langsung menghubungi Kadis Bina Marga dan Camat Medan Baru Albon Sidauruk untuk mengatasi genangan air tersebut.

Untuk mengatasinya, Dinas Bina Marga pun melakukan pengorekan parit. Selain mengerahkan puluhan pekerjanya, Dinas Bina Marga juga menurunkan 1 unit backhoe beserta sejumlah truk untuk mengangkut langsung lumpur hasil pengorekan parit agar tidak menumpuk di pinggir jalan.

Berdasarkan pengakuan sejumlah warga sekitar, kawasan itu sudah cukup lama menjadi langganan banjir. Padahal sekitar 300 meter dari lokasi, terdapat drainase primer yakni Sungai Putih. Namun akibat adanya penyumbatan, air parit tidak mengalir, sehingga meluap dan menggenangi jalan maupun rumah-rumah warga.

Apa yang disampaikan warga terbukti, Dinas Bina Marga mendapati dua titik parit yang tersumbat. Satu titik penyumbatan terjadi akibat pemilik tanah sengaja menimbun parit untuk titi masuk truk yang membawa tanah timbun. Sedangkan satu titik lagi, penyumbatan yang terjadi disebabkan pembetonan titi didepan sebuah kantor.

Yang lebih parah di Gang Mantri, belasan rumah warga selalu mengalami kebanjiran dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa setiap hujan deras. Banjir itu diakibatkan ada warga yang mendirikan warung di depan mulut Gang Mantri yang memasang batu bata untuk tempat berdirinya lapak berjualannya.

Namun ketika petugas Dinas Bina Marga dan tim buser Kecamatan Medan Baru membongkar batu bata yang menutup parit termasuk papan yang menutupi permukaan parit, warga pemilik warung itu langsung marah-marah serta memprotes pembongkaran yang dilakukan didampingi beberapa anggota keluarganya. Namun pembongkaran terus dilakukan.

Dzulmi Eldin MSi yang turun ke lokasi pengorekan minta camat, lurah dan kepala lingkungan agar jeli melihat situasi di wilayahnya masing-masing. "Minimal seminggu sekali melakukan gotong-royong melibatkan masyarakat dan meminta warga agar tidak membuang sampah dalam parit lagi," ucapnya. (A07/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru