Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Terminal Amplas, Kini Kondisinya Memprihatinkan

- Rabu, 12 Oktober 2016 11:09 WIB
442 view
Terminal Amplas, Kini Kondisinya Memprihatinkan
SIB/Rickson Pardosi
Kondisi terminal terpadu Amplas (TTA) Medan, kondisinya sangat memprihatinkan,lapangan/pelataran bus menaikkan penumpang terlihat ditumbuhi rerumputan bahkan baikan kolam, Senin (10/10).
Medan (SIB) -Terminal Terpadu Amplas (TTA) Medan yang merupakan stasiun atau tempat pemberhentian bus angkutan umum untuk menurunkan maupun menaikkan penumpang antar kota antar provinsi, kini kondisinya sangat memprihatinkan, Senin (10/10).

Hal itu terlihat dari kondisi pelataran parkir bus-bus kini terlihat ditumbuhi rumput dan berlumpur, seakan-akan tidak ada aktivitas rutin di tempat itu. Sejumlah bus yang mangkal atau parkir, terlihat memerbaiki dan membongkari mesin seakan terminal telah dijadikan lokasi bengkel. Bahkan sejumlah warung minuman dan makanan juga hadir di tengah-tengah terminal menjajakan jualannya.

Sementara itu, ruang tunggu penumpang terlihat sepi melompong, sama halnya dengan loket-loket bus yang dulunya ramai kini kosong dan sepi. Bahkan tempat loket bus sudah banyak yang dibongkar.

Terminal Amplas yang dulunya menjadi kebanggaan warga Medan, kini hanya tinggal kenangan saja, seakan tidak ada pembenahan dari Dinas Perhubungan Kota Medan selama ini.

Sementara itu, salah seorang calon penumpang bernama, Andi (45) warga Perbaungan Sergai, yang berencana pulang ke Perbaungan sangat terkejut dan kecewa melihat kondisi Terminal Amplas yang semraut dan tidak melihat aktivitas bus menaikkan dan menurunkan penumpang.

"Kecewa kali aku, kupikir bisa naik dari terminal ini ke Perbaungan. Nggak taunya harus jalan kaki lagi ke simpang Flyover Jalan Sisingamangaraja.

Ketika hal itu akan ditanyakan wartawan, Senin (10/10) siang, Kepala Terminal (Kater) Amplas, tidak berada di kantornya. Di depan pintu bahkan tertulis Kater Tidak", bahkan ruangan administrasi yang berada di depan pinti Kater kosong melompong.

Saat ditanyakan kepada dua pria berpakaian Dinas Perhubungan mengatakan Kater tidak ada, dengan alasan mereka juga sedang menunggunya.

"Kami pegawai dari terminal Pinang Baris pak, kater tidak ada, kami juga sedang menunggunya," kata salah seorang pria itu.

Setelah ditunggu hingga dua setengah jam dari pukul 11.00 -14.00 WIB, ruangan kantor masih terlihat kosong melompong tanpa seorangpun pegawai. (A09/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru