Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Demo di Kejatisu, Massa PB-MPB Soroti Penyimpangan Sejumlah Proyek di Paluta

- Jumat, 03 Februari 2017 11:47 WIB
286 view
Medan(SIB) -Massa menamakan kelompoknya  Pengurus Besar Mahasiswa Padanglawas Bersatu (PB-MPB), Kamis (2/2) menggelar aksi demo di Kantor Kejatisu Jalan Jend AH Nasution Medan Johor, menyoroti  dugaan penyimpangan dalam pekerjaan sejumlah proyek di  Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta).

"Ya,benar, tadi  menjelang siang ada aksi demo  menyampaikan aspirasi  tentang dugaan  penyimpangan penggunaan anggaran pembangunan di  Kabupaten Paluta",kata Staf Humas Kejatisu Yosgernold Tarigan SH MH yang mengaku dia sendiri yang menghadapi puluhan pengunjuk rasa tersebut di pintu gerbang Kejatisu.

Menurutnya, dari pernyataan sikap tertulis yang  disampaikan dan dibacakan pengunjuk rasa,  dugaan  penyimpangan itu tidak dirinci  secara jelas  bagaimana terjadinya, kecuali hanya menyebut jenis jenis atau nama kegiatan proyek di Paluta.

Dalam pernyataan sikap itu antara lain disebutkan, dugaan penyimpangan itu terkait penggunaan dana KONI dan Porkab, yang diminta supaya diusut tuntas.
Kemudian terkait  proyek di  Dinas PU, Pertambangan dan Energi,  berdasarkan   temuan BPK RI terdapat kekurangan  volume  pekerjaan  dan kelebihan  perhitungan  harga satuan pada proyek  peningkatan  jalan jurusan Simpang Barangas Simangambat senilai Rp 1.383.471.914.

Kemudian dugaan penyimpangan  dalam proyek rehabilitasi/pembangunan sejumlah jalan di Paluta di antaranya, rehab jalan  jurusan  Gumarapu  Lama -Gunung Martua  Kecamatan  Portibi yang anggarannya Rp 988 juta, jalan jurusan  Portibi Jae-Bara Simaninggir Kecamatan  Portibi diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai Juknis.

Menanggapi aspitasi pengunjukrasa itu Staf Humas Kejatisu Yosgernold  mengatakan akan meneruskan informasi tersebut ke pimpinan,untuk mendapatkan petunjuk menindaklanjuti aspirasi tersebut."Tapi sebaiknya  permintaan pengusutan  dugaan kasus itu disertai  data data dan dokumen pendukung, tidak hanya menyebut nama proyeknya saja," kata Yosgernold. (BR1/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru