Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 19 Februari 2026

Pemko Medan Peringati Hari Kanker Sedunia

- Senin, 06 Februari 2017 11:09 WIB
373 view
Medan (SIB)- Pemerintah Kota Medan memperingati hari kanker sedunia dengan cara membagikan brosur berisikan bahaya penyakit kanker kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintasi seputaran Lapangan Merdeka, Sabtu (4/2).

Para pengendara kendaraan bermotor, baik sepeda motor, mobil maupun becak bermotor tampak begitu antusias menerima brosur dari Wali Kota Medan Dzulmi Eldin tersebut.

Sambil memberikan brosur, Wali Kota Medan menyampaikan kepada pengendara untuk menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit kanker.
"Mari kita menjaga kebersihan dan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, mari kita hindari kanker," katanya.

Ia mengatakan, pembagian brosur itu sangat positif, sebab masyarakat mendapatkan edukasi dan pengetahuan tentang bahaya penyakit kanker dan cara mencegahnya.

Apalagi saat ini sumber penyakit kanker berasal dari yang dimakan sehari-hari, untuk mencegahnya Eldin mengajak untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan pola makan yang sehat.

"Pembagian brosur ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa penyakit kanker sebaiknya dicegah sejak dini. Lebih baik mencegah dari pada nantinya kita harus mengobatinya," katanya.

Selain pembagian brosur, ia mengatakan, Pemko Medan melalui RSUD dr Pirngadi dan Puskesmas yang ada juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan penyakit kanker.

Dikatakannya, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan berpola hidup sehat merupakan salah satu langkah pencegahan dan terhindar dari penyakit kanker.

"Untuk itulah Pemko Medan sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memprakarsai kegiatan dalam rangka sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya penyakit kanker," katanya.

Kampanye Bahaya Kanker
Sementara itu, sejumlah aktivis antikanker dan tenaga kesehatan dari RS Murni Teguh melakukan kampanye dan sosialisasi bahaya penyakit tersebut di kawasan Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (4/2).

Dalam kampanye dan sosialisasi tersebut, sejumlah aktivis antikanker membentangkan spanduk di pinggir jalan, bahkan ke tengah jalan ketika kendaraan berhenti karena lampu merah.

Sedangkan sebagian aktivis lainnya memberikan brosur tentang bahaya dan upaya mencegah kanker, serta memberikan pin yang berisi motivasi dalam mencegah penyakit itu.

Manager Public Relation RS Murni Teguh Lina Siahaan mengatakan, kampanye dan sosialisasi tersebut merupakan salah satu edukasi dan ajakan agar masyarakat serius mencegah kanker.

Perkembangan selama ini, jumlah masyarakat yang menderita kanker semakin banyak, baik kanker payudara, kulit, paru-paru, usus, maupun lambung.
Indikasi itu dapat terlihat dari masyarakat yang meminta layanan pengobatan kanker, baik secara mandiri maupun dengan menggunakan kartu BPJS. "Di RS Murni Teguh juga banyak yang berobat kanker. Jumlahnya ratusan," katanya.

Menurut dia, penyakit kanker payudara, usus dan lambung banyak dialami masyarakat disebabkan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Sedangkan kanker paru-paru dikarenakan terlalu banyak menikmati rokok atau faktor lain yang berkaitan dengan aktivitas yang mengotori paru-paru.

Karena itu, pihaknya bersama aktivis antikanker melakukan kampanye dan sosialisasi, termasuk sebagai rangkaian peringatan Hari Kanker. Dengan kampanye dan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat harus benar-benar menyadari bahaya kanker agar serius untuk mencegah kemungkinan mengidap penyakit tersebut. "Masyarakat harus mau mencegah, karena mencegah jauh lebih baik dan lebih murah dari pada mengobati," katanya.

Dalam brosur yang diberikan untuk masyarakat itu, dicantumkan informasi mengenai kanker kulit, upaya pencegahan, pengobatan, serta penyebabnya yang berkaitan dengan sinar ultraviolet, konsumsi bahan kimiawi yang tidak tepat, radiasi radioaktif, dan virus.       Kemudian, informasi tentang kanker usus, pemeriksaan "kolonoskopi" untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan pada saluran pencernaan dan mendiagnosa adanya penyakit ganas pada usus besar.

Demikian juga brosur tentang kanker lambung yang berisi tentang informasi penyebab, gejala, serta jenis-jenis pengobatan seperti bedah, radioterapi, kemoterapi dan terapi terarah. (Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru