Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026
Kepala BPSDM Provsu Ir Bonar Sirait

Status CPNS akan Gugur Jika Tidak Lolos Diksar

- Jumat, 03 Maret 2017 10:37 WIB
432 view
Status CPNS akan Gugur Jika Tidak Lolos Diksar
Ir Bonar Sirait MSi
Medan (SIB) -Lolos sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ternyata saat ini tak membuat seseorang bisa bernafas lega. Pasalnya, jika tidak lolos dalam pendidikan dasar (Diksar) maka secara langsung status CPNS tersebut serta merta akan gugur. Hal itu sesuai  kebijakan yang telah dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Untuk tahun ini system pendidikan dan latihan (Diklat) pra jabatan sudah berubah menjadi sistem pendidikan dasar. Bagi CPNS wajib mengikutinya dan jika tidak lulus dalam pelatihan dasar ini maka secara langsung status CPNS nya gugur, makanya tidak bisa lagi main-main," ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPDSM) Provinsi Sumut Ir Bonar Sirait MSi, Kamis (2/3).

Dijelaskannya, untuk tahun ini akan ada 4 angkatan yang akan mengikuti pelatihan dasar tersebut. Masing-masing angkatan terdiri dari 40 orang CPNS. Hal inilah yang sekarang sedang disosialisasikan oleh BPSDM Sumut agar CPNS yang mengikuti pelatihan dasar dapat benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik.

"Makanya sekarang kita sosialisasikan kepada masing-masing SKPD yang ada CPNS nya. Kita berharap tidak ada yang gugur, karena sangat disayangkan sekali jika dia sudah lolos CPNS tapi terpaksa gugur menjadi PNS karena tidak lolos pelatihan dasar, sebaiknya jangan bolos saat pelatihan dasar dan usahakan untuk disiplin," paparnya.

Untuk menggelar pelatihan dasar tersebut, kata dia, saat ini pihaknya sedang melatih training of fasilitator (TOF) sebanyak 30 orang untuk tenaga pengajar CPNS. Training sudah digelar sejak Selasa (27/2) hingga Sabtu (4/3) mendatang. Tenaga pengajar dalam training ini langsung dididik oleh tim pengajar dari  LAN Jakarta dan tim pengajar dari Pusat Kajian Pelatihan Aparatur Aceh.

 "Untuk Pusat Kajian Pelatihan Aparatur ini kan ada dari Bandung, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Aceh, untuk Sumut kita masuk dalam wilayah Aceh.
Makanya, selain dari LAN tim pengajarnya juga dari Pusat Kajian Pelatihan Aparatur itu," terangnya.

Dijelaskan mantan Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Provsu, untuk sistem pendidikan dasar ini juga ada perbedaan karena sebagian materinya akan dilakukan di kampus BPSDM dan sebagian materinya adalah praktek di tempat kerjanya, makanya CPNS diimbau agar tidak bermain-main lagi. "CPNS kita harap jangan bermain-main dan saya ingatkan jangan berpikir untuk menyogok tenaga pengajar untuk meloloskan nilainya, karena itu ikutilah pendidikan dasar dengan baik, jangan bolos, disiplin," terangnya. (A12/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru