Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Dua dari Bayi Kembar Empat Diperbolehkan Pulang dari RSIA Stella Maris

- Minggu, 26 Maret 2017 11:45 WIB
779 view
Dua dari Bayi Kembar Empat Diperbolehkan Pulang dari RSIA Stella Maris
SIB/Leo Bukit
DIPERBOLEHKAN PULANG: Zainedi Syahputra dan Silvia Arlin menggendong dua dari bayi kembar empat yang diperbolehkan pulang dari RSIA Stella Maris, Sabtu (25/3).
Medan (SIB) -Dua dari bayi kembar empat pasangan Zainedi Syahputra (34) dan Silvia Arlin (33) diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Stella Maris, Sabtu (25/3). Bayi ketiga dan keempat ini dianggap sudah memenuhi syarat berat badan dan kemampuan mengisap.

Dokter King Chandra SpA (Perinatologi) mengatakan, saat ini, kedua bayi berjenis kelamin laki-laki itu sudah bisa diasuh di rumah. Keduanya mampu minum susu melalui botol dot dan menghabiskannya sesuai kebutuhan.

Kini, berat badan dua bayi laki-laki yang bernama Imam Al Rasyid dan Muhammad Azka sudah mencapai 1.800 gram. Saat lahir, keduanya hanya berbobot 1.650 gram dan 1.765 gram. Namun, meskipun begitu mereka masih perlu pantauan dokter.

"Bayi ketiga dan keempat ini tetap butuh dipantau perkembangannya. Kita lihat dua minggu ke depan, kami juga memantau pendengarannya, imunisasinya harus lengkap. Salah satunya HB0 sudah diberikan," ucapnya saat konferensi pers.

Ia menyampaikan, kondisi keempat bayi sehat dan stabil. Tidak ada hal-hal khusus yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja bayi pertama dan kedua berjenis kelamin perempuan belum mampu mengisap dan menghabiskan susu melalui botol dot.

Keduanya dibantu selang untuk mengalirkan susu ke dalam mulutnya. Berat badan bayi perempuan bernama Raline Sakinah dan Inayah Sakinah masing-masing 1.700 gram dan 1.530 gram.

"Lambung keempatnya sudah mampu mengolah susu dengan baik. Buang air besar juga bagus. Karena mereka lahir prematur, kita tetap latih kemampuannya agar seperti anak lahir matur (matang)," terangnya.

Saat ini, keempatnya tidak memerlukan infus lagi. Perkembangan jantung, paru dan ususnya juga hampir seperti anak yang lahir normal. Pihak dokter tetap melatih agar dua bayi lainnya bisa menyedot habis susunya melalui mulut.

Dr dr Binarwan Halim MKed (OG) SpOG (K) FICS (OBGYN) dan dr Rasyidah SpA menyampaikan, dengan  bertambahnya usia bayi kembar empat ini, mereka berharap refleks menelan, mengisap dan pematangan di seluruh fungsi tubuhnya terus tumbuh. Pihaknya akan mengizinkan bayi tersebut pulang ketika berat badan 1.800 gram. Kemungkinan seminggu sampai 10 hari ke depan.

"Dua bayi lainnya masih tetap di inkubator. Bayi ini proses evaporasinya cepat jadi tetap kita jaga suhunya di 37 derajat celcius. Jika sudah memenuhi kriteria, keduanya diizinkan pulang," paparnya.

Ibu bayi kembar empat, Silvia mengaku sangat bahagia putranya telah diizinkan pulang. Ia mengaku akan fokus mengurus dan memberikan air susu ibu (ASI) kepada keempat bayinya.

"Keluarga besar akan bantu mengurus. Kami masih belum kepikiran menggunakan jasa baby sitter. Dua bayi lainnya yang masih di RS akan dipantau rutin oleh suami," tuturnya.

Zainedi menambahkan, terkait biaya yang selama ini dicemaskan, ia dan istri banyak dibantu jajaran kepolisian. Mulai dari Kapolda Sumatera Utara, Kapolres Binjai, Deliserdang dan juga Langkat.

"Jadi jajaran kepolisian sudah bantu. Karena kemarin pun saya sempat berkeluh kesah dengan atasan saya (Kapolres Binjai) terkait biaya kelahiran bayi kembar empat ini," ungkapnya.

Direktur RSIA Stella Maris Dr Iskandar Candra MKes melalui Humas, Halinah menambahkan, pihaknya telah membantu biaya rumah sakit untuk orangtua bayi kembar empat itu. Di antaranya memberikan potongan-potongan harga dalam perawatan bayi tersebut.

"Biaya bayi kembar empat memang besar. Dari manajemen dan dokter ingin sekali bisa membantu di sini. Kami memberikan bantuan biaya bayi ini sehingga bisa tumbuh dengan sehat," pungkasnya. (A18/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru