Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Diduga Rebutan Lahan Eks PTPN II, 2 Kelompok Warga Bentrok di Pancurbatu

* 4 Orang Tertembak Senapan Angin, Satu Truk Dibakar
- Selasa, 16 Mei 2017 14:24 WIB
678 view
Pancurbatu (SIB)- Diduga pemicunya saling rebutan lahan eks PTPN II, 2 kelompok warga terlibat bentrok di Dusun II, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, Senin (15/5).

Dalam bentrokan tersebut 4 orang dari masing-masing kedua kelompok warga terluka akibat tertembak senapan angin. Selain itu truk bermuatan tembok pagar dibakar.

Informasi dihimpun SIB di lokasi, sebelum bentrok terjadi, truk yang memuat bahan tembok untuk pembuatan pagar masuk ke kawasan Dusun Balai Desa, Desa Durin Simbelang. Ketika melintas di kawasan Dusun II, Desa Durin Tonggal, tiba-tiba truk dibakar oleh orang tak dikenal (OTK). Sopir truk yang identitasnya belum diketahui itu langsung keluar dari truk dan meminta pertolongan kepada warga. Sejumlah warga berupaya memadamkan api, namun sia-sia lantaran bagian depan truk sudah terbakar.

Tak lama puluhan warga datang ke lokasi kejadian. Namun kedatangan warga langsung disambut kelompok warga yang lain, sehingga bentrok antara warga dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam di antaranya panah dan senapan angin tak terelakkan. Akibatnya 4 orang dari masing-masing kedua kelompok warga terluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tak lama berselang Kapolsek Pancurbatu, Kompol Frido Gultom didampingi Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan bersama puluhan anggotanya dan personil Sat Sabhara Polrestabes Medan, tiba di lokasi bentrok. Selanjutnya api dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (P2K) yang tiba di lokasi.
Selain itu petugas memanggil kepala desa dari masing-masing kelompok yang bertikai. Hingga berita ini dikirim ke Redaksi, Senin malam, puluhan petugas kepolisian masih terus berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Kompol Frido Gultom ketika dikonfirmasi mengatakan, motif bentrokan itu diduga karena perebutan lahan eks PTPN II. "Kedua belah pihak yang bertikai saling mengklaim lahan yang akan dibangun pagar tembok. Nah, pada saat salah satu kelompok massa hendak memasang pagar tembok dengan menggunakan truk tadano di kawasan Desa Durin Tonggal, pihak dari kelompok massa yang lain melakukan penghadangan," ujar Frido Gultom.

Kompol Frido juga menjelaskan, dalam peristiwa bentrokan itu, ada empat orang yang menjadi korban. Dua dari kelompok yang satu, dua lagi dari kelompok lainnya. Ke-empat orang korban tersebut di antaranya Ferdinan Ginting (36) Dusun II Barung Ketang Tiang Layar, Edi Sahputra (27) Dusun I, Desa Pertampilen, Kecamatan Pancurbatu.(A17/A16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru