Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Pemerintah Diminta Perlebar Jalan Alternatif Durinpitu - Kebun Binatang Medan

- Rabu, 28 Juni 2017 16:47 WIB
780 view
Pemerintah Diminta Perlebar Jalan Alternatif Durinpitu - Kebun Binatang Medan
SIB/Firdaus Peranginangin
Perlu Diperlebar: Jalan alternatif jurusan Desa Durin Pitu – Kebun Binatang Simalingkar B (perbatasan Medan – Deliserdang) perlu diperlebar, untuk menghindari kemacetan arus lalu-lintas di Jalan Medan – Berastagi persisinya di Kota Pancurbatu.
Medan (SIB)- Kalangan anggota DPRD Sumut mengusulkan kepada Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang agar bekerjasama dengan Pemprovsu untuk memerlebar jalan alternatif jurusan Desa Durinpitu - Kebun Binatang Simalingkar B (perbatasan Medan - Deliserdang), untuk menghindari kemacetan di ruas Medan - Berastagi persisnya di Kota Pancurbatu.

Usulan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut Drs Baskami Ginting dan anggota FP Gerindra Eveready Sitorus kepada wartawan, Selasa (27/6) melalui telepon ketika melewati jalan alternatif Desa Durinpitu - Kebun Binatang Simalingkar B tembus ke Jalan AH Nasution Medan untuk menghindari kemacetan di Pancurbatu.

"Jalan alternatif dari dan ke Medan - Berastagi  melalui  Desa Durinpitu - Desa Sugau Kecamatan Pancurbatu-Kebun Binatang Simalingkar B hingga ke Jalan AH Nasution Medan semakin padat dan ramai. Jalan tersebut dilalui masyarakat ketika terjadi kemacetan di Pancurbatu pada hari libur dan Minggu," ujar Baskami.

Ditambahkan politisi PDI Perjuangan Sumut ini, saat ini tidak hanya mobil pribadi atau sepeda motor yang melintasi jalan alternatif tersebut, tapi  bus-bus penumpang  jurusan Kabanjahe - Medan, Medan - Dairi dan Pakpak Bharat maupun bus lainnya memilih jalur aman dari kemacetan itu, sehingga  sudah sangat mendesak untuk dilakukan pelebaran.

"Selain mengatasi kemacetan, jalan tersebut sangat membantu perekonomian masyarakat terutama peningkatan kunjungan ke objek wisata alam serta wisata pertanian kopi, durian, manggis dan lainnya. Bahkan sepanjang jalan banyak masyarakat berjualan air kelapa muda, sehingga kawasan itu semakin menarik sebagai tujuan daerah wisata alam," tandas Baskami.

Namun jalan alternatif  tersebut saat ini masih sangat sempit, lebarnya hanya 3 meter, sehingga setiap kendaraan yang berselisih, harus mencari bahu jalan yang agak lebar. "Kita berharap kepada Pemko Medan bekerjasama dengan Pemkab Deliserdang maupun Pemprovsu bisa menganggarkan dana pelebarannya di APBD masing-masing," ujar Baskami.

Dari hasil pengamatan Baskami saat melintasi jalan alternatif tersebut pada Minggu (25/6),  jalan alternatif ini semakin padat dan ramai dilintasi kendaraan bermotor, karena Jalan Medan-Berastagi persisnya di Kota Pancurbatu cederung terjadi kemacetan, sehingga pengendara terpaksa melalui jalan yang begitu sempit.

"Selain menghindari kemacetan, jarak tempuh melalui jalan alternatif jauh lebih dekat, jika dibandingkan dengan Jalan Jamin Ginting lewat Kota Pancurbatu - Simpang Tuntungan - Simpang Selayang, sebab di tiga titik ini sangat rawan kemacetan, karena masyarakat banyak melakukan aktivitas di kawasan itu," tambah Eveready yang kebetulan melintasi jalan tersebut seusai berliburan ke Kota Berastagi. (A03/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru