Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Mengaku Lapar, Puluhan Penderita Kusta di Sergai Minta-minta Sumbangan di Jalan

* Bantuan Dinas Sosial Sumut Belum Turun
- Kamis, 20 Juli 2017 13:40 WIB
895 view
Mengaku Lapar, Puluhan Penderita Kusta di Sergai Minta-minta Sumbangan di Jalan
SIB/Dok
MINTA-MINTA SUMBANGAN: Penderita kusta di Dusun XII Desa Simpangempat Belidahan Seirampah, Sergai terlihat meminta-minta sumbangan dari setiap pengendara yang melintas di Jalinsum Sergai di Seirampah, Rabu (19/7).
Sergai (SIB) -Puluhan penderita kusta penghuni RS Kusta di Dusun XII Desa Simpangempat Belidahan Seirampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), turun ke jalan raya di Jalinsum Seirampah persisnya di depan kuburan muslim untuk meminta-minta sumbangan kepada masyarakat yang melintas.

Dengan bermodalkan kotak karton bekas, mereka pun menyetop kendaraan yang melintas baik sepedamotor, mobil pribadi dan truk untuk meminta sumbangan dengan alasan sudah 'kelaparan' dan butuh uang untuk membeli makanan. Pasalnya, jatah makanan yang menurut mereka berasal dari Dinas Sosial Provinsi Sumut seharusnya sudah sampai sebelum tanggal 10 atau paling lambat tanggal 15 setiap bulannya. Namun hingga sekarang belum juga datang. "Kami lapar pak, mohon bantuannya," teriak penderita kusta sambil menyodorkan karton kepada warga yang melintas.

Penderita kusta yang jumlahnya lebih delapan puluh orang ini sebagian berdiri di median  sepanjang Jalinsum, sebagian lagi berkumpul di beberapa titik di pinggir Jalinsum, sehingga sempat membuat arus lalulintas macet, sebab pengendara yang melintas harus berjalan lambat.

Dalam aksinya, mereka juga membentang spanduk bertuliskan 'Tolong pak bantuannya, kami lapar, kasihanilah kami masyarakat penderita kusta yang bertempat tinggal di Dusun XII Desa Belidahan'.

Saat dikonfirmasi di sela-sela aksinya, sejumlah penderita kusta kepada SIB mengungkapkan kekesalan mereka sejak beberapa tahun lalu pasca penanganan kusta Belidahan ini dialihkan dari Dinas Kesehatan ke Dinas Sosial yang membuat kondisi mereka semakin memprihatinkan, baik soal  penanganan kesehatan maupun jatah makanan yang ada.

"Kalau dulu, pemeriksaan penderita kusta Belidahan selalu dilakukan secara rutin, tapi sekarang tidak. Demikian dengan jatah Sembako seperti beras, gula, garam, minyak makan, teh, telur dan lain-lain juga sudah berkurang. Sedangkan jatah yang ada selama ini aja kurang. Ini kok malah dikurangi lagi," tegasnya, sembari menyebutkan di lokasi mereka ada seratusan lebih KK warga penderita kusta. (C08/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru