Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026
Hasil Rapat Tim Medis RS Adam Malik

Kondisi Bayi Kembar Siam Perlu Diobservasi Sebelum Operasi Pemisahan

- Jumat, 21 Juli 2017 10:37 WIB
359 view
Medan (SIB) -Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik yang menangani bayi kembar siam asal Kisaran masih membutuhkan waktu satu bulan lagi untuk melakukan observasi dan pemeriksaan penunjang lainnya yang terkait kesiapan kondisi pasien untuk dilakukan operasi pemisahan.

"Hasil rapat tim bayi kembar hari ini, tim dokter masih membutuhkan waktu satu bulan lagi untuk melakukan observasi dan pemeriksaan penunjang lainnya terkait kesiapan kondisi pasien untuk dilakukan operasi pemisahan," kata Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, Masahadat Ginting didampingi staf Humas Rosa Simanjuntak kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/7).

Sebelumnya, Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP H Adam Malik dr Rizki Adriansyah SpA(K) mengatakan, tim medis masih melakukan persiapan termasuk menunggu kematangan jaringan kulit bayi kembar yang dempet di bagian tulang dada dan bagian perut depan ini.

"Sebenarnya kita sudah persiapan. Jadi tim medis menunggu kematangan jaringan kulit bayi kembar. Kita kan kuatir luka di jaringan kulit jika dilakukan operasi," ujarnya.

Dia menyebutkan, dari hasil evaluasi dan pemeriksaan lengkap, dapat disimpulkan hati bayi kembar siam yang menyatu kemungkinan dapat dipisahkan. Karena itu, pemisahan direncanakan dilakukan Agustus atau September ini.

"Kita simpulkan hati bayi dapat dilakukan operasi pemisahan. Intinya rumah sakit harus memisahkan dua hati bayi kembar. Harapan kita, pemisahan dua hati bayi kembar berhasil. Untuk sementara, bayi ditempatkan di ruang VIP rumah sakit dalam kondisi sehat.

Sebelumnya, bayi kembar siam yang dempet perut dan dada ini masuk ke RSUP H Adam Malik Medan pada 24 Maret 2017. Saat pertama kali masuk, bayi perempuan ini memiliki panjang 45 cm, lingkar kepala 31 cm dan S panjang 44 cm, lingkar kepala 30 cm serta berat lahir keduanya 4200 gram. (A17/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru