Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

JCI Medan akan Gelar Kampanye Perdamaian Dunia di Kawasan Danau Toba

- Senin, 24 Juli 2017 13:31 WIB
464 view
Medan (SIB) - Junior Chamber Internasional (JCI) Medan-Indonesia akan menggelar kampanye perdamaian dunia di Sumut, yang dipusatkan di Kota Balige, Kabupaten Tobasa, dan Muara Tapanuli Utara, 14-16 September 2017. Kegiatan dengan tema 'Peace is Possible' akan menampilkan tarian massal 11 etnis dan "kegiatan manggadong" terbanyak dengan peserta 20 ribu orang.

Hal itu disampaikan 2017 Local President JCI Medan Irham Basyah didampingi 2017 Local Tresurer Jamson H T dan Secreatry General R Mawarni Putri ketika bertemu Dr RE Nainggolan MM, Rabu (19/7) malam di Medan.

Dijelaskan Irham, pemilihan tempat sebagai pelaksanaan ajang tahunan ini, selain pemerintah telah menetapkan kawasan Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional (KSN), juga karena keberagaman yang ada di Sumut. Karena tujuan acara itu katanya untuk kampanye perdamaian dunia.

"JCI bukan organisasi profit atau politik, bahkan SARA tidak ada di dalamnya. Maka, Sumut yang selama ini sudah terkenal dengan multikultural, menjadi salah satu alasan pemilihan pelaksanaan kegiatan ini," ujarnya.

Jadi, kata Irham Basyah, peserta yang terdiri dari perwakilan dari 128 negara akan berangkat dari Medan menuju Simarjarunjung, Kabupaten Simalungun. Kemudian dilanjutkan ke Parapat, lalu ke Balige Tobasa dan Taput.

Puncak acara 16 September, akan dilakukan sejumlah kegiatan seperti jalan santai dari Tugu DI Panjaitan menuju Pantai Pasir Putih di Desa Bulbul. Kemudian ada aksi donor darah, imunisasi, cek kesahatan gratis dan yang lainnya.

Kemudian, acara manggadong bersama sebanyak 20.000 orang akan menggandeng SD, SMP, dan SMA yang ada di Tobasa dan Taput. "Manggadong sebagai dukungan kita kepada pemerintah pusat mengampanyekan ketahanan pangan dengan bahan pangan lokal," ujarnya.

Sementara tarian 11 etnis, kata dia, menjadi lambang perdamaian di tengah perbedaan. "Pada kesempatan itu, akan ada juga acara Indonesian Night, dimana Gubsu Erry Nuradi akan menjamu seluruh undangan dari luar negeri untuk sekaligus memaparkan potensi Sumut khususnya dunia pariwisata," ujarnya seraya menjelaskan, para undangan yang hadir adalah pelaku-pelaku usaha di bidang pariwisata.

Dia menuturkan, "Indonesian Night" akan dihibur penyanyi papan atas  Judika Sihotang.
Dr RE Nainggolan MM sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Berhubung, pemerintah akan menetapkan Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional bulan September mendatang.

"Ini menjadi even yang saling mendukung, dan program serta kegiatan yang saling sinergi akan memercepat apa yang akan kita inginkan di Sumut," ujar RE.

Dia juga menyarankan agar dikemas berbagai kegiatan budaya lainnya seperti mangalahat horbo, tortor somba dan yang lainnya, karena daya tarik pariwisata 65% disumbang  budaya. Ia juga menilai, pemilihan Balige dan Muara sebagai lokasi dan puncak acara sangat tepat. Selain menjadi KSN juga dekat dengan Bandara Silangit.

RE Nainggolan berpesan, agar kegiatan benar-benar dikemas sedemikian rupa, sehingga undangan dari berbagai negara sesuai  jaringan JCI, tidak kecewa melainkan berkesan dan ingin kembali ke Sumut dengan cerita yang menyenangkan.(A11/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru