Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

KBPP Polri Sumut Dukung Kapolri Tindak Pengoplos Beras Subsidi

- Senin, 24 Juli 2017 15:40 WIB
335 view
Deliserdang (SIB)- Ketua Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Sumut Drs Syaiful Syafri MM meminta kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar menindak tegas pelaku pengoplos beras subsidi seberat 1.161 ton menjadi seolah-olah beras premium yang kemudian dijual ke pasar, sehingga membuat kerugian negara triliunan rupiah, Minggu (23/7).

Menurutnya, bukan hanya negara yang dirugikan tetapi masyarakat luas juga sangat dirugikan dan tertipu oleh pengusaha PT Indo Beras Unggul (IBU) tersebut. "Ternyata beras hilang dari pasar tidak terlepas dari kelakuan perusahaan tersebut yang terindikasi kerjasama dengan aparat Bulog," kata Syaiful Syafri, Minggu (23/7).

Selain itu, Syaiful yang mengapresiasi dan mendukung kebijakan Kapolri tersebut untuk melakukan penyidikan secara intensif dengan berbagai perusahaan yang bergerak dalam distribusi beras Bulog itu.

Sebelumnya, saat penggerebekan Kapolri mengatakan, perusahaan itu menjual beras medium seharga beras premium. Beras subsidi dikemas seolah-olah beras premium supaya harganya tinggi sekali.

Disebut juga, modus operandi mengemas beras subsidi jenis IR64 dengan label cap Ayam Jago dan Maknyoss. Padahal, beras IR64 adalah beras medium yang disubsidi pemerintah dengan harga Rp 9 ribu/kg. Setelah dikemas dan diberi label baru, beras  itu dijual kembali seharga Rp 20 ribu/kg. (C06/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru