Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Gubsu Ramah Tamah/Temu Kader PSKS Sumut

* Urusan Kesejahteraan Tidak Bisa Hanya Pemerintah
- Minggu, 30 Juli 2017 12:20 WIB
317 view
Gubsu Ramah Tamah/Temu Kader PSKS Sumut
SIB/Dok
FOTO BERSAMA : Gubernur Sumut HT Erry Nuradi foto bersama dengan Ketua Karang Taruna Sumut Solahuddin Nasution, Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Hudri Siregar, perwakilan Tagana, TKSK, Kadis Kessos Sumut Rajali, Kepala BP2RD Sumut Sarmadan Hasibuan d
Medan (SIB) -Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat, tidak mungkin jika dilaksanakan hanya oleh pemerintah saja, melainkan harus bersama-sama dengan masyarakat. Karenanya peran para kader Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang ada, khususnya di Sumatera Utara (Sumut) sangat diperlukan dalam mencapai tujuan mensejahterakan warga kurang yang punya keterbatasan.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi pada kegiatan Ramah Tamah/Temu Kader Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Sumut, Selasa (25/7) di Aula Martabe Kantor Gubernur.

Hadir di antaranya Ketua Karang Taruna Sumut Solahuddin Nasution, Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Hudri Siregar, perwakilan Tagana, TKSK, para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Forum Panti, Sakti Peksus serta Pendamping Asisten Lanjut Usia Terlantar (Aslut). Sementara Gubernur didampingi Kadis Kessos Sumut Rajali, Kepala BP2RD Sumut Sarmadan Hasibuan, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas Sitorus.

"Pemerintah memberikan kesempatan seluasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bidang kesejahteraan sosial. Bahkan pemerintah sengaja mengembangkan program penyuluhan, bimbingan dan pembinaan bagi tumbuh kembang dan meningkatnya partisipasi sosial dalam berbagai kegiatan pelayanan sosial," ujar Gubernur dalam sambutan dan arahannya di hadapan ratusan kader PSKS yang hadir.

Disampaikan Gubernur bahwa dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), seperti fakir miskin, anak terlantar, penyandang disabilitas dan lain sebagainya, harus bersama dengan masyarakat termasuk seluruh kader PSKS. Sebab Undang-undang Nomor 11/2009 tentang Kesejahteraan Sosial mengamanatkan, bahwa penyelenggaraannya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, pemerintah daerah serta kepada masyarakat baik sebagai perseorangan, keluarga maupun organisasi, diberikan kesempatan seluasnya untuk berperan serta.

"Kita akan mendukung dan menyahuti harapan agar Pemprov Sumut bisa mengalokasikan anggaran untuk membantu. Itulah kenapa kita juga berikan asuransi kepada tenaga kesejahteraan sosial melalui penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan, dengan target 3.100 orang (pendamping asistensi sosial, TKSK, Tagana, PSM dan Pendamping PKH)," ungkap Gubernur.

Sementara mewakili PSKS, Ketua Karang Taruna Sumut Solahuddin Nasution menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut HT Erry Nuradi yang memberikan perhatian atas keberadaan kader pembangunan kesejahteraan sosial. Selain itu, dirinya juga menyampaikan, selama ini belum pernah ada kegiatan ramah tamah dan temu kader oleh Dinas Kesejahteraan Sosial. Karenanya ia berharap event serupa bisa terus dilestarikan.

"Potensi PSKS ini sangat luar biasa Pak Gubernur, ada 200 ribu lebih tenaga PSKS yang jika diperkirakan satu orang punya dampingan 100 orang, maka ada potensi 2 juta warga yang bisa menerima manfaat program ini," kata Solahuddin yang melanjutkan dengan menyatakan komitmen dalam rangka pembangunan bidang Kessos, yang salah satunya adalah mendukung terciptanya profesionalitas dalam melaksanakan tugas kesejahteraan sosial. (A11/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru