Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 Juli 2026

Mahasiswa dan Satpam USU Bentrok, 3 Orang Lula-luka dan Dirawat

- Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37 WIB
292 view
Mahasiswa dan Satpam USU Bentrok, 3 Orang Lula-luka dan Dirawat
Medan (SIB)- Bentrok  antara Satuan Pengamanan (Satpam) USU dan mahasiswa mengakibatkan satu Satpam, satu pegawai dan satu mahasiswa mengalami luka-luka dan mendapat perawatan.

Humas USU Bisru Hafi, Jumat sore (20/10) menjelaskan , bentrok diawali patroli rutin yang dilakukan Satpam USU pada Rabu  (18/10) sekitar pukul 23.00 WIB di lingkungan kampus USU termasuk di Fakultas Ilmu Budaya ( FIB). Namun direspon  kurang baik  para mahasiswa yang masih berada di fakultas tersebut , hingga satu orang petugas Satpam Slamat Riyadi dan seorang staf FIB Reza menjadi korban pemukulan mahasiswa, hingga mendapat perawatan intensif di RS USU. Segera selepas kejadian itu pelaku pemukulan Satuan Pengamanan USU tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Medan Baru.
Selanjutnya pada Kamis (19/10), terduga pelaku pemukulan Satpam USU tersebut  mendapat pemukulan dari orang tidak dikenal hingga sempat dirawat di RS Bayangkari dan kemudian dirujuk ke RS Colombia.

Polisi sudah melakukan penelusuran terkait kejadian itu. Satpam yg menjadi korban pemukulan mahasiswa,  dan mahasiswa yang juga terkena pemukulan sudah mendapat perawatan.

Dekan FIB UU Budi Agustono mengaku telah mendapat informasi bentrokan tersebut. Ia telah melihat kondisi mahasiswa korban pembunuhan yang stambuk 2010 dan telah proses DO, karena sudah 15 semester belum tamat, dengan prodi Ilmu Perpustakaan. Mahasiswa memang dilarang bermalam di kampus. Mahasiswa dihimbau menahan diri dan tunggu proses hukum.

WR 1 Prof Rosmayati yang dikonfirmasi terpisah juga mengatakan, mahasiswa korban pemukulan itu dalam proses DO, karena masa studynya sudah habis.

Sementara Rektor USU Prof Runtung Sitepu yang dikonfirmasi mengatakan, biaya pengobatan para korban luka akan ditanggung USU. "Dengan situasi ini USU tidak akan diliburkan, tidak mungkin dikorbankan 53.000 mahasiswa lain karena aksi demo sekitar 50 an mahasiswa yang demo dan mengacau karena kejadian ini. Kalau mereka terus demo, akan dites urine, kalau positif narkoba akan dipanggil orangtuanya untuk rehabilitasi  atau dipecat.

Mahasiswa memang sudah sejak lama dilarang ada di kampus, paling lama di kampus sampai jam 21.30 WIB. Mahasiswa tidak benar diculik, tetapi dibawa ke rumah sakit untuk diobati", kata Runtung. Atas kejadian ini ,sejumlah  mahasiswa melakukan aksi bakar ban dan kayu di depan markas Satpam USU. (A01/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru