Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

September 2017, Kunjungan Wisman dan Ekspor Sumut Turun

- Sabtu, 04 November 2017 15:19 WIB
497 view
September 2017, Kunjungan Wisman dan Ekspor Sumut Turun
Medan (SIB)- September 2017, nilai ekspor produk Sumut yang dikirim melalui pelabuhan muat di wilayah Sumut mengalami penurunan dibandingkan bulan Agustus 2017 dari US$895,52 juta menjadi US$779,12 juta atau sebesar 13,00%.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Kantor BPS Sumut Bismark Sitinjak mengatakan, ekspor pada September 2017 menurut negara tujuan utama, pangsa ekspor terbesar di Sumut yaitu negara Tiongkok senilai US$111,22 juta, Amerika Serikat US$100,66 juta dan India sebesar US$54,47 juta. Kontribusi ketiga negara itu mencapai 34,19%.

"Sekitar 32,70% barang ekspor dari Sumut dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN. Selain Tiongkok dan India, Jepang dan Pakistan merupakan pangsa ekspor untuk kawasan Asia di luar ASEAN  masing-masing sebesar US$43,45 juta, dan US$6,22 juta," jelasnya di Kantor BPS Sumut, Jumat (3/11).

Sementara untuk nilai impor melalui Sumut pada September 2017 atas dasar CIF (cost, insurance, dan freight) sebesar US$433,60 juta atau naik sebesar 14,39% dibandingkan pada Agustus 2017 yang mencapai US$379,06 juta.

"Menurut komoditas utama, nilai impor terbesar berasal dari golongan bahan bakar mineral sebesar US$71,77 juta, diikuti golongan mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$ 42,96 juta, mesin/peralatan listrik sebesar US$37,10 juta, ampas/sisa industri makanan sebesar US$29,77 juta. Sementara nilai impor dari golongan barang lainnya di bawah  US$ 20 juta," katanya.

Lanjut dia, dari total nilai impor Sumut sebesar US$433,60 juta pada September 2017 sebesar US$151,42 juta (34,92%) berasal dari Asia di luar ASEAN, dan lainnya dari kawasan lainnya.

"Negara pemasok barang impor terbesar pada September 2017 ke Sumut adalah Tiongkok sebesar US$ 119,81 juta (27,63%), diikuti Malaysia sebesar US$48,06 juta (11,08%), dan Singapura sebesar US$46,81 juta (10,80%)," terangnya.

Wisman Turun
Berdasarkan catatan BPS, jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung di Sumut pada September 2017 mencapai 19.983 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 26,21% dibanding pada Agustus 2017 yang mencapai 27.082 kunjungan. Dibandingkan bulan yang sama tahun 2016, jumlah Wisman pada September 2017 itu mengalami penurunan 7,82%, dari 21.679 kunjungan pada September 2016 menjadi 19.983 kunjungan.

Bismark SP Sitinjak mengatakan, penurunan jumlah Wisman pada September 2017 itu sebelumnya terjadi di semua pintu masuk. "Kedatangan Wisman pintu masuk Bandar Udara Kualanamu Internasional mengalami penurunan sebesar 27,69%, melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan sebesar 3,43%, Pelabuhan Tanjungbalai sebesar 30,79%. Secara kumulatif, selama Januari-September 2017 jumlah Wisman yang berkunjung di Sumut mencapai 187.020 kunjungan, naik 18,65% dibanding pada periode yang sama tahun 2017," ujarnya.

Lanjutnya, dari 10 negara utama Wisman pada September 2017, Malaysia masih mendominasi jumlah Wisman yang datang di Sumut sebesar 8.434 kunjungan atau 42,21%, diikuti Singapura 6,67%, Tiongkok 3,07%, Australia 2,70%, Jerman 2,64%, Belanda 2,25%, Inggris 1,52%, Perancis 1,44%, India 1,42%, dan Amerika Serikat 1,31%.

"Dari 10 negara tersebut, jumlah Wisman 65,23% dari total kedatangan Wisman di Sumut. Jumlah kedatangan Wisman di September 2017 dari sepuluh negara utama mengalami penurunan 28,44% dibanding bulan sebelumnya, sementara dari negara lainnya turun 21,64%," jelasnya. (A21/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru