Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Puluhan Santriwati Pesantren Keracunan

- Minggu, 28 Januari 2018 13:25 WIB
509 view
Puluhan Santriwati Pesantren Keracunan
SIB/Roni Hutahaean
DIRAWAT : Sebanyak 20 dari 46 santriwati di Pesantren Al- Qomariyah Desa Kotangan Galang saat dirawat di Puskesmas Galang, Jumat (26/1) karena diduga keracunan bakso yang dimakan di kantin sekolah.
Galang (SIB) -Diduga keracunan seetlah mengkonsumsi bakso di kantin pesantren Al Qomariyah Dusun II Desa Kotangan Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, sebanyak 46 santriwati sakit perut dan muntah-muntah. Seluruh korban masih dirawat secara intensif di Puskesmas Galang, Jumat (26/1) sore.

Kapolsek Galang, AKP Sahnur Siregar saat dikonfirmasi SIB melalui via telephone seluler membenarkan peristiwa itu. Sahnur menjelaskan, Kamis (25/1) kemarin sekira pukul 18.45 wib para santri berbuka puasa. Mereka makan bakso yang dicampur dengan saos, bumbu dan kuah serta minum es di kantin pesantren.
Kemudian para santriwati beristirahat dan tidur. Namun pada Jumat (26/1) sekira pukul 04.00 wib, beberapa santriwati terbangun karena mengalami pusing, muntah dan menceret.

Pada pukul 10.00 wib, sebanyak 20 santriwati langsung dibawa ke Puskesmas Galang untuk mendapatkan perawatan secara intensif sedangkan 26 santriwati lagi dirawat di pesantren dengan mendatangkan petugas medis karena ruangan Puskesmas Galang terbatas.

"Kita sudah memanggil saksi sebanyak 2 orang yaitu bendahara pesantren dan guru kelas, dugaan sementara akibat keracunan daging bakso yang dimakan sejumlah korban di kantin," terang Sahnur Siregar. 

Saat ini pihaknya sudah mengamankan barang bukti yakni daging bakso sisa makanan untuk dikirimkan ke laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang, sedangkan untuk tindak pidananya masih dalam tahap penyelidikan 

Salah satu korban, Seli (16), santri kelas II saat dikonfirmasi SIB di Puskesmas Galang mengatakan bahwa terjadinya gejala muntah dan menceret setelah mengkonsumsi daging bakso dan minum es dari kantin sekolah saat berbuka puasa. (C05/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru