Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 19 April 2026

Gubsu Ajak GMKI Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

- Sabtu, 10 Februari 2018 16:16 WIB
481 view
Gubsu Ajak GMKI Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Kepada Badan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provsu Drs Bonar Sirait MSi mewakili Gubsu foto bersama penasehat GMKI Dr RE Nainggolan MM, senioran GMKI Jadi Pane SPd, Swangro Lumbanbatu (Korwil Sumut), Korneles Galanjinjinay (Ketua Bi
Medan (SIB)- Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi mengajak para pengurus dan anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menjaga terus persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubsu dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provsu Drs Bonar Sirait MSi saat makan malam bersama dengan pengurus dan anggota GMKI se-Indonesia di Gubernuran Jalan Sudirman Medan, Kamis (8/2) malam.

Hadir mendampingi para pengurus dan anggota GMKI malam itu, penasehat GMKI dan juga mantan Sekdaprovsu Dr RE Nainggolan MM, senioran GMKI Jadi Pane SPd, Swangro Lumbanbatu (Korwil Sumut),  Korneles Galanjinjinay (Ketua Bidang Organisasi PP GMKI), Jumady Sinaga (Sekfung PP GMKI), Yanser Zega (Sekfung PP GMKI), David Sitorus (Sekfung PP GMKI) dan BPC GMKI se- Indonesia.

Melalui makan malam bersama itu, Gubsu juga mengajak para anggota dan pengurus GMKI lainnya untuk mempererat ikatan persaudaraan. Hal ini sebagai wujud meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab dalam upaya membangun bangsa ini diperlukan persatuan dan kekompakan dari seluruh komponen masyarakat.

Dia berharap, agar pimpinan dan anggota GMKI baik di tingkat kepengurusan pusat maupun di daerah lainnya menjalin kerjasama dan menjaga kesatuan dan persatuan, serta rasa kekeluargaan yang tinggi. "Kalau kita perhatikan secara cermat, pembangunan fisik tidaklah berat bila dibandingkan dengan pembangunan mental dan spritual. Dengan kata lain, membangun mental keagamaan jauh lebih berat daripada membangun fisik. Karena yang kita bangun adalah sesuatu tidak dapat dilihat wujudnya, namun dapat kita rasakan pengaruhnya. Perpaduan antara dua aspek tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa mendatang yang semakin berat," ujarnya.

Menurut Gubsu, kedua aspek tersebut adalah modal besar dalam membangun bangsa ini, khususnya Sumut. Dengan modal itu, bangsa ini dan khususnya provinsi Sumut akan semakin maju dan sejahtera dalam menghadapi era globalisasi ke depan.

Sedangkan Dr RE Nainggolan MM menyampaikan terimakasihnya kepada Gubsu yang bersedia menerima anggota GMKI se-Indonesia di rumah Dinas Gubsu untuk makan malam bersama. "Walaupun Gubsu sedang bertugas di Padang, menghadiri Hari Pers Nasional 2018. Apalagi Rumah Dinas Gubsu ini merupakan rumah bersejarah, dibangun pada zaman penjajahan Belanda. Ini salah satu bangunan bersejarah yang menjadi kebanggaan Sumut dan harus senantiasa dipelihara. Karenanya setiap orang yang diundang secara resmi dalam gedung ini, adalah orang-orang yang terhormat," katanya.

Dia juga menyampaikan, Gubsu sudah berpesan kepadanya, kalau Gubsu tidak bisa hadir untuk makan malam bersama dengan para anggota dan pengurus GMKI karena Gubsu harus menghadiri kegiatan Hari Pers Nasional di Padang, Kamis (8/2) malam. "Jadi pak Gubsu menyampaikan maaf sebesar-besarnya kepada kita, karena tak bisa hadir bersama dengan kita malam ini. Walaupun pak Gubsu tak bisa hadir malam ini, tapi pak Gubsu tetap menjamu kita makan malam bersama dengan diwakili oleh Kepala BPSDM Provsu Bonar Sirait," katanya.

RE Nainggolan meminta para anggota GMKI dapat meningkatkan intelektualnya, spiritual dan terutama menjaga emosionalnya. "Ternyata penelitian membuktikan, orang-orang yang sukses di tengah-tengah kehidupan kemasyarakatan, 80 persen ditentukan oleh kematangan emosionalnya. Orang yang mampu menguasai emosi diri sendiri akan mampu berkomunikasi dengan baik, serta memahami orang lain. Justru orang-orang seperti ini yang lebih sukses," katanya.

Dia berharap para anggota dan pengurus harus bisa seperti ini, sehingga suatu saat bisa berhasil di tengah-tengah masyarakat. "Apalagi kita semua memahami Alkitab, inti di dalam Alkitab itu ada kasih. Bagaimana kita mengasihi orang lain, seperti kita mengasihi diri sendiri. GMKI harus memegang itu, agar kita berhasil di tengah-tengah masyarakat," hinbaunya.

Sedangkan Swangro Lumbanbatu mengucapkan terimakasih atas jamuan makan malam yang diberikan Gubsu. Pihaknya juga sering memberikan perhatian kepada Gubsu melalui kritik membangun. "Kalau ada kritik itu adalah kasih sayang GMKI kepada Gubsu. Gubsu juga harus berterimakasih karena ada mahasiswa yang mengkritik," ujarnya. (A11/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru