Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 22 Oktober 2026

Erupsi Sinabung Belum Pengaruhi Pasokan dan Harga Pangan

- Rabu, 21 Februari 2018 13:51 WIB
197 view
Erupsi Sinabung Belum Pengaruhi Pasokan dan Harga Pangan
Medan (SIB)- Letusan atau Gunung Sinabung yang  lebih besar dari biasanya, belum memberikan efek pada pasokan dan harga kebutuhan pangan masyarakat, khususnya sayur-mayur atau bumbu dapur di Kota Medan. "Sampai sejauh ini, harga kebutuhan pangan masyarakat masih sangat stabil",ujar ekonom Sumut Gunawan Benyamin kepada wartawan, Selasa (20/2).

Disebutnya, seperti cabai merah masih stabil di kisaran Rp 40.000 per Kg di Kota Medan demikian halnya dengan harga kebutuhan lainnya seperti bawang merah. Sementara itu  sejumlah pedagang juga mengaku, harga kebutuhan pangan yang dipasok dari wilayah Kabupaten Karo dan sekitarnya belum mengalami kenaikan.

"Kita tentunya berharap letusan Gunung Sinabung tersebut tidak memengaruhi kenaikan harga pangan. Walaupun, berdasarkan hasil pengamatan, sebut Gunawan,  sejauh ini, efek letusan memang belum memberikan dampak kenaikan harga", sebut Gunawan.

Gunawan memerkirakan, dampaknya baru akan terlihat  3 hari setelah letusan. "Baru di situ kita akan menyimpulkan apakah letusan Sinabung tersebut berpengaruh ke harga atau tidak. Jadi masih ada dua hari lagi untuk mengevaluasi harga. Sejauh ini, stabilnya harga bahan kebutuhan pangan masyarakat dikarenakan masih melimpahnya stok barang lama sehingga harga masih sama", jelasnya.

Dia berharap letusan Gunung Sinabung tersebut tidak merusak lahan pertanian serta tidak mengganggu jalur distribusi barang dari  Kabupaten Karo ke Medan. "Tetapi yang perlu digaris bawahi, sekalipun letusan ini tidak memberikan efek besar terhadap pengrusakan lahan pertanian namun, letusan besar tersebut bisa saja membuat petani urung untuk turun ke ladang. Ini juga bisa mengganggu pasokan yang ujung-ujungnya memengaruhi harga.

"Kita hanya berdoa supaya letusan besar kemarin tidak memberikan efek negatif yang signifikan. Letusan tersebut hendaknya terjadi sesaat dan tidak terus-menerus. Dampak letusan bisa dua hal yaitu kenaikan harga atau penurunan harga. Kenaikan harga terjadi jika pasokan atau distribusi terganggu. Sementara penurunan harga bisa terjadi jika petani memanen tanamannya lebih dini yang mengakibatkan sisi pasokan melonjak tiba-tiba", terang Gunawan.(A02/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru