Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 26 Oktober 2026

Nilai Ekspor dan Impor Sumut Sama-sama Turun

- Minggu, 04 Maret 2018 15:17 WIB
361 view
Nilai Ekspor dan Impor Sumut Sama-sama Turun
Medan (SIB)- Nilai ekspor Sumatera Utara melalui pelabuhan muat  yang mengalami penurunan pada Januari 2018 dibanding  Desember  2017 yakni dari 715,10 juta dolar AS (Amerika Serikat) menjadi 690,20 juta dolar AS atau turun  3,48%. Demikian pula  dengan ekspor yang turun 2,48 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Sumut melalui Kabid Statistik  Bismark S Pardamean Sitinjak  kepada wartawan, Jumat (2/3).

Disebutnya, penurunan terbesar nilai ekspor bulan Januari 2018 terhadap Desember 2017 terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 34,73  juta dolar AS (-11,94%), diikuti golongan bahan kimia organik  sebesar 4, 72 juta dolar AS (-4,72 persen).

Ia menyebutkan, ekspor ke Amerika Serikat pada Januari 2018  terbesar yakni 88,37 dolar AS, diikuti Tiongkok sebesar 74,82 juta dolar AS dan India 51,00 juta dolar AS dengan kontribusi ketiganya mencapai 31,03 persen. "Sekitar 31,93% barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar Asean," ujar Sitinjak.

Selain Tiongkok dan India, ungkapnya, Jepang dan Bangladesh merupakan pangsa ekspor untuk kawasan Asia di luar Asean masing-masing sebesar 41,12 juta AS dan  22,72 juta AS.

Negara utama lainnya yang juga mempunyai pangsa ekspor besar bagi Sumut yakni Malaysia sebesar 24,71 juta dolar AS, Kamboja dengan nilai ekspor 22,13 juta dolar AS, Thailand 19,33 juta dolar AS, Rusia 25,36 juta dolar AS dan Spanyol sebesar 24,52 juta dolar AS.

Nilai Impor 
Sementara itu nilai impor Sumut Januari  2018 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) sebesar 467,05 juta dolar AS, atau turun sebesar 4,52%, dibandingkan bulan Desember 2017 yang mencapai 489,15 juta dolar AS.

Katanya, nilai impor  2018 dibanding  bulan Desember 2017  terdiri dari barang modal mengalami penurunan   3,92%, barang konsumsi turun 21,19%, sementara bahan baku penolong naik  6,22%.

 Sementara itu, golongan barang yang mengalami  penurunan nilai impor terbesar yakni ampas/sisa industri makanan sebesar 5,37 juta dolar AS (-19,26%). Sedangkan golongan  barang  yang meningkat nilai impor terbesar  yakni golongan karet dan barang dari karet  sebesar  2,85 juta dolar AS (20,15%), sedangkan  golongan barang  menurun nilai  impor yakni mesin/peralatan listrik sebesar 24,60  juta dolar AS (46,50%).

Nilai impor dari Tiongkok Januari 2018  terbesar yakni 176,76 juta dolar AS  dengan perannya mencapai 37,85% dari total impor Sumut, diikuti  Singapura sebesar 71,35 juta dolar AS (15,28%) dan Malaysia sebesar 30,53 juta dolar AS (6,99%). (A2/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru