Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Tertinggi di Indonesia, Menteri ESDM Diminta Turunkan Harga Gas di Sumut

- Rabu, 21 Maret 2018 12:22 WIB
213 view
Tertinggi di Indonesia, Menteri ESDM Diminta Turunkan Harga Gas di Sumut
Medan (SIB) -Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Ignasius Jonan diminta segera menurunkan harga gas di Sumut sesuai Permen (Peraturan Menteri) ESDM No 40/2016, agar tidak melambung tinggi.

"Dalam kunjungan Menteri ESDM ke Sumut, diharapkan bisa memastikan Permen ESDM No 40/2016 tentang harga gas terlaksana di seluruh kabupaten/kota di Sumut, sebab sampai hari ini harga gas tetap melambung tinggi. Seharusnya, pasca dikeluarkannya Permen tersebut harga gas di Sumut mengalami penurunan," ujar anggota Komisi C DPRD Sumut Muslim Simbolon kepada wartawan, Selasa (20/3) di DPRD Sumut.

Politisi Partai Amanat Nasional ini menyebutkan, harga gas di Sumut saat ini tertinggi di Indonesia bahkan dunia, karena bisa mencapai US$ 12 per MMBTU.
Padahal sesuai Permen ESDM yang mengatur harga gas, seharusnya di bawah US$ 6 per MMBTU.

"Tapi faktanya, harga gas di Sumut sampai saat ini masih bervariasi. Di sini kita minta harus ada ketegasan dari Menteri ESDM menerapkan Permen yang telah dikeluarkan itu, sehingga tidak ada lagi harga gas yang bervariasi. Permen tersebut harus dipatuhi setiap instansi terkait dan membantu masyarakat luas," ujar Muslim.

Menurutnya, Permen itu tidak diterapkan disebabkan belum adanya ketegasan pemerintah untuk memastikan dan mengawasi peraturan yang telah ditetapkan, sehingga perlu ada kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar peraturan tersebut dapat telaksana dengan baik.

"Untuk apa dikeluarkan peraturan tapi tidak dilaksanakan. Harus ada kepastian peraturan itu dilaksanakan. Leading sector untuk ini adalah Pertamina dan PGN (Perusahaan Gas Negara), harus lebih tegas dan pengawasan harus lebih tinggi. Jangan main-main dengan Permen," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Muslim juga memertanyakan sejauh mana pengawasan yang dilakukan dalam hal pelaksanaan Permen tersebut, atau patut diduga tidak terlaksana karena adanya politik pembiaran untuk meraup keuntungan pihak tertentu.

"Kalau harga tersebut diturunkan, maka biaya produksi di industri akan berkurang. Penurunan harga juga akan membawa dampak positif terhadap industri-industri di Sumatera Utara," tegas Muslim Simbolon sembari mengingatkan Menteri ESDM agar menertibkan harga gas di daerah ini. (A03/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru