Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Wali Kota Instruksikan Seluruh OPD Siaga 24 Jam Antisipasi Cuaca Ekstrem

- Selasa, 10 Juli 2018 11:30 WIB
274 view
Wali Kota Instruksikan Seluruh OPD Siaga 24 Jam Antisipasi Cuaca Ekstrem
SIB/Wilfrid
PEMANGKASAN: Dinas Pertamanan Kota Medan melakukan pemangkasan pohon untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang menerpa Kota Medan dalam beberapa hari belakangan, Senin (9/7) di Medan.
Medan (SIB) -Seluruh pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemko Medan diinstruksikan untuk siaga dan langsung action di lapangan menyikapi cuaca ekstrem yang menerpa Medan dalam beberapa hari belakangan. Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Senin (9/7) di Balaikota Medan.

Selain intensitas curah hujan sangat tinggi sehingga merendam sejumlah kawasan, cuaca ekstrem juga sering disertai angin kencang yang berubah menjadi puting beliung. Tidak hanya menumbangkan pohon, angin kencang merusak sejumlah rumah.

Apalagi BBMKG memprediksi cuaca ekstrem akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Cuaca esktrem yang paling parah terjadi  mulai  Minggu (8/7). Hujan deras terjadi dua kali mulai petang dan malam hari.

Selain menyebabkan kemacetan arus lalulintas yang cukup parah karena kendaraan bermotor tidak dapat melewati genangan air yang cukup tinggi, cuaca ekstrem juga disertai angin kencang. Sejumlah pohon bertumbangan sehingga memerparah kemacetan serta beberapa rumah warga pun mengalami kerusakan.

Untuk itu Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan diminta mengerahkan seluruh pekerja dan peralatan yang dimiliki guna mengatasi genangan air yang terjadi. "Kawasan yang selama ini rentan terendam air harus menjadi prioritas utama penanganan. Berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan setempat untuk mencari akar masalah penyebab terjadinya genangan air dan segera diatasi," kata Eldin.

Di samping itu wali kota, Dinas PU harus terus melakukan normalisasi drainase, terutama drainase-drainase yang selama ini  belum tersentuh. Kemudian memeriksa lubang-lubang inlet yang  yang berada di tepi jalan untuk memastikan tidak tersumbat dengan demikian air yang menggenangi jalan langsung mengalir ke dalam parit. 

"Saya minta Kadis PU untuk menyiagakan petugas dan peralatan 24 jam penuh, begitu diperlukan langsung diturunkan!" tegasnya.

Selain Dinas PU, wali kota pun mengingatkan pimpinan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk menyiagakan petugasnya mengantisipasi kemungkinan pohon tumbang yang disebabkan angin kencang. "Begitu mendapat laporan dari masyarakat ada pohon tumbang, langsung turun ke lokasi. Atasi secepat mungkin agar tidak menyebabkan terjadinya kemacetan," ucap Eldin.

Yang lebih penting lagi tambahnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga terus melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon penghijauan yang ada di pinggir jalan, terutama pohon-pohon yang sudah tua dan rapuh, mencegah tidak tumbang maupun patah ketika angin kencang terjadi.

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), wali kota juga minta siaga 24 jam. Begitu terjadi musibah seperti banjir, pohon tumbang maupun angin puting beliung BPBD harus langsung turun memberikan bantuan. "Siagakan petugas dan peralatan sehingga cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena musibah guna mencegah jatuhnya korban!" tegas dia.

Selanjutnya para camat dan lurah, terutama yang wilayah kerjanya dilintasi sungai juga diminta agar siaga penuh. Begitu  kawasannya terkena musibah, camat dan lurah harus langsung berkoordinasi dengan OPD terkait. Selain memberikan bantuan, juga membantu membuat dapur umum maupun posko kesehatan sehingga masyarakat yang ditimpa musibah benar-benar terlayani dengan baik. (A07/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru