Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Diskop dan UKM Jalin Kerjasama dengan BUMN dan BUMD untuk Permodalan Koperasi dan UMKM

- Selasa, 17 Juli 2018 16:48 WIB
409 view
Diskop dan UKM Jalin Kerjasama dengan BUMN dan BUMD untuk Permodalan Koperasi dan UMKM
Drs Amran Utheh MAP
Medan (SIB) -Dinas Koperasi dan UKM Provsu akan menjalin kerjasama dengan BUMN, BUMD dan swasta dalam pembiayaan bagi koperasi dan UMKM di Sumut yang diharapkan bisa menjadi pedoman pengembangan sektor pembiayaan di masa mendatang.

"Selain dari pemerintah kita juga akan lakukan kebijakan soal pembiayaan terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik dalam satu wadah yang jelas," ujar Kadis Koperasi dan UKM Provsu Drs Amran Utheh MAP kepada SIB, Kamis (12/7).

Menurut dia, jika koperasi dan UMK di Sumut tidak segera memiliki kerjasama pembangunan sektor pembiayaan, maka kemungkinan besar akan tertinggal dibandingkan provinsi lain dalam mengembangkan sektor perkoperasian.

Oleh karena itu, pihaknya terus berinisiatif melakukan kerjasama dengan BUMN, BUMD dan swasta untuk menambah sektor pembiayaan khususnya bagi KUMKM dengan bunga murah 3 persen per tahunnya.

Kementerian Koperasi juga sebelumnya telah mendorong agar koperasi bisa bermitra dengan lembaga lain seperti BUMN, BUMD maupun swasta dengan prinsip saling menguntungkan.

Karena dalam mengelola dan membina koperasi harus bersinergi mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, karena dengan begitu akan bisa memantau program koperasi agar terus maju dan berkembang sehingga menjadikan koperasi sebagai ekonomi gotong royong dan UKM menjadi backbond ekonomi rakyat ketika perekonomian mengalami pelemahan. "Kita inginkan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota bisa bersinergi dengan baik dan tidak tumpang tindih," katanya.

Jika antara pemerintah pusat hingga pemerintah daerah bersinergi, maka program yang dicanangkan akan dapat dinikmati rakyat. Dengan itu, lanjut Utheh, koperasi perlu bersinergi dengan berbagai pihak agar bisa meningkatkan kapasitas maupun daya saing yang dapat memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi.

Menurutnya, koperasi mempunyai potensi untuk menjadi penggerak utama pembangunan nasional di masa yang akan datang. "Dalam empat tahun terakhir perkembangan koperasi telah menunjukkan arah yang positif, upaya ini tidak terlepas dari peran aktif pemerintah pusat pemerintah daerah dan dunia usaha serta masyarakat," kataya.

 Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung oleh aktivitas para pelaku ekonomi termasuk koperasi dan UMKM yang menjadi salah satu pelaku ekonomi penting dalam perekonomian Indonesia. (A12/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru