Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

Gerhana Bulan Total akan Terjadi 28 Juli

- Rabu, 25 Juli 2018 12:21 WIB
209 view
Gerhana Bulan Total akan Terjadi 28 Juli
Medan (SIB)- Gerhana bulan total bakal kembali menyambangi wilayah Indonesia pada 28 Juli mendatang. Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Edison Kurniawan mengatakan kejadian itu akan dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Utara (Sumut).
"Tanggal 28 Juli nanti gerhana bulan total akan terjadi. Tentunya peristiwa ini bisa dilihat di seluruh wilayah di Indonesia bila cuaca cerah," kata Edison kepada wartawan di Medan, Selasa (24/7).

Edison menyebutkan, gerhana bulan akan mulai berlangsung sejak pukul 00.13 WIB dan akan berakhir pada pukul 06.30 WIB. Sedangkan puncaknya atau gerhana bulan total akan terjadi pada pukul 03.22 WIB selama 103 menit. "Gerhana bulan total ini merupakan gerhana terlama dalam abad ini," jelasnya.
Edison memaparkan, untuk wilayah Jayapura, gerhana akan teramati dari awal sampai puncak gerhana. Sedangkan untuk wilayah Makasar, Palu, Gowa, Kupang, Manado, Ambon dan Ternate, gerhana akan teramati dari awal sampai gerhana bulan total berakhir.

Berikutnya lanjut Edison, untuk wilayah Kepahiang, Tanggerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Karangkates, Denpasar dan Waingapu, gerhana bulan akan teramati dari awal sampai gerhana sebagian berakhir. Sedangkan untuk Kota Medan, Padangpanjang dan Banda Aceh, gerhana bulan akan teramati dari awal sampai akhir gerhana.

"Gerhana bulan total terjadi karena matahari-bumi-bulan berada dalam satu garis lurus di bidang tata surya. Di situ bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana, akibat adanya pembiasan cahaya berfrekuensi rendah dari matahari ke umbra oleh atmosfir bumi kita," jelasnya.

Selain itu, Edison menambahkan, gerhana bulan kedua pada tahun 2018 ini juga akan bertepatan dengan peristiwa lunar apogee, atau jarak terjauh bulan dari bumi, sehingga bulan akan tampak lebih kecil dari biasanya.

"Tentunya bumi akan baik-baik saja seperti biasa. Begitu juga tidak ada dampaknya terhadap cuaca," pungkasnya. (A17/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru