Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 Maret 2026

Cegah Dolar AS Makin Perkasa, GPEI Sumut Dorong Pengusaha Genjot Ekspor

- Senin, 10 September 2018 11:39 WIB
301 view
Cegah Dolar AS Makin Perkasa, GPEI Sumut Dorong Pengusaha Genjot Ekspor
Hendrik Halomoan Sitompul
Medan (SIB) -Ketua DPD Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut Hendrik Halomoan Sitompul mengimbau pemerintah maupun kalangan dunia usaha agar menekan impor terutama produk-produk konsumtif dan barang-barang mewah. Hal itu untuk menyikapi kurs dolar AS yang masih bertahan tinggi. 

Di pihak lain, kalangan industri dan pengusaha didorong untuk menggenjot ekspor berbagai komoditas agar rupiah tidak makin terpuruk di tengah perkasanya dolar AS. Selain bisa membantu menaikkan nilai kurs rupiah, langkah menggenjot ekspor itu juga menjadi momentum bagi pengusaha nasional untuk mengeruk keuntungan lebih besar.

"Kita mendesak pemerintah dan pengusaha agar mengurangi impor agar dolar tidak semakin menguat, sehingga ekonomi Indonesia tidak terpuruk seperti kasus yang terjadi di Argentina, Turki dan Venezuela. Peningkatan ekspor itu akan mendorong kemajuan perekonomian Indonesia dengan meningkatnya devisa negara," ucap Hendrik Sitompul yang juga anggota DPRD Medan itu kepada wartawan, baru-baru ini melalui percakapan WhatsApps.

Menurutnya, dalam upaya mendorong peningkatan ekspor itu pemerintah di daerah harus ikut membantu kelancaran proses perizinan usaha. Di pihak lain instansi pemerintah pusat yang ada di pelabuhan seperti PT Pelindo, Bea Cukai maupun Syahbandar harus memberikan kemudahan agar proses perizinan, pemuatan hingga pengiriman barang di pelabuhan tidak berbelit-belit. 

"Yang terpenting lagi jangan bebani pengusaha dengan birokrasi yang sulit apalagi pungutan liar," ucap Hendrik Sitompul. 

Aktivis  Katolik Sumut itu menjelaskan, peningkatan ekspor dapat dilakukan terhadap komoditas hasil-hasil hutan, biji kakao, karet, CPO, ikan, kopi, sayur-mayur, rempah-rempah, buah pinang, kantong plastik, rokok dan teh. 

"Jadi menyikapi menguatnya dolar AS kita sebaiknya tidak perlu saling berdebat hal-hal yang tidak perlu. Untuk menekan menguatnya dolar AS, pemerintah dan eksportir harus meningkatkan volume ekspor dan  mengurangi impor," kata Hendrik Sitompul. 

Politisi Partai Demokrat itu berpendapat, selain mendorong peningkatan volume ekspor, pemerintah pusat juga perlu mengendalikan moneter dan  peningkatan pajak dan non-pajak. Sementara pemerintah daerah juga harus ikut memantau pasar guna menjaga tingkat inflasi. Ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok juga harus dipastikan aman alias mencukupi dan harganya tidak ikut merangkak naik. (R15/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru