Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026
Wakil Ketua DPRD Medan Burhanuddin Sitepu SH

Timsel Jangan Mau Diintervensi, Jangan Ada Menghalalkan Segala Cara Menjadi Sekda

- Rabu, 26 September 2018 10:36 WIB
338 view
Timsel Jangan Mau Diintervensi, Jangan Ada Menghalalkan Segala Cara Menjadi Sekda
Burhanuddin Sitepu
Medan (SIB) -Wakil Ketua DPRD Medan Burhanuddin Sitepu SH mengatakan, dari banyak pejabat eselon IIB di Medan, hanya empat orang yang maju mengikuti seleksi calon sekda yakni adalah Kadis Ketahanan Pangan Muslim Harahap, Kepala Bappeda Wiriya Alrahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Arjuna Sembiring dan Kadis Perindustrian Ir H Zulkifli Sitepu MM.

Politisi P Demokrat ini berharap, seleksi jangan hanya formalitas belaka, karena seleksi lelang jabatan pejabat Eselon IIA ini mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit. Para pakar dikerahkan sebagai tim seleksi (timsel) seperti Kepala BKD Pemprovsu Kaiman Turnip, Kadis Infokom Pemrovsu H Fitriyus, H Afifuddin (tokoh masyarakat) dan dari akademisi.

"Kita tidak ingin ada titipan dari para petinggi negara untuk mendudukkan seseorang menjadi Sekda Kota Medan pengganti Syaiful Bahri Lubis. Jangan seleksi lelang jabatan ini  dinodai orang yang bernafsu menjadi Sekda dengan menghalalkan segala cara. Wali kota harus tegas, jangan takut diintervensi," kata Burhanuddin kepada wartawan, Selasa (25/9).

Timsel juga diharapkan mau bersikap tegas, harus hasil seleksi yang layak duduk menjadi orang nomor satu di ASN Pemko Medan. Sebelum bekerja, timsel harus membuat perjanjian kalau keputusan mereka tidak bisa diganggu gugat. "Artinya, mereka harus menolak jadi timsel kalau hasil penilaian mereka tidak mutlak diakomodir. Mereka terpilih jadi timsel karena professional, sehingga tidak boleh diciderai," ungkap Burhan.

Syarat menjadi Sekda Ketua DPC P Demokrat Medan ini harus pernah menjabat pejabat eselon II atau setingkat dengan kepala dinas. Tidak dibenarkan "impor" pejabat dari daerah lain dan tidak cacat hukum selama menjalankan tugasnya. Menurut dia, sosok calon Sekda harus bisa bekerjasama dengan Wali Kota dan mengenal situasi serta kondisi wilayah Medan, termasuk keadministrasian.

"Orang yang faham administrasi dan sudah beberapa kali menjabat sebagai pejabat eselon II adalah yang sangat pantas jadi Sekda. Para ASN, terutama pejabat eselon II yang tidak ikut lelang dan pejabat eselon III dan IV pasti sudah tahu siapa yang layak jadi Sekda. Jangan nanti hasil seleksi tidak sesuai dengan kenyataan, yang lolos seleksi si A, tapi yang dilantik si B, jika itu terjadi, timsel harus menggugatnya," tegasnya. (A10/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru