Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Jelang Batas Pendaftaran CPNS, Ratusan Pelamar Padati Kantor BKD Deliserdang

- Jumat, 12 Oktober 2018 13:08 WIB
370 view
Lubukpakam (SIB) -Lima hari menjelang batas waktu pendaftaran, ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memenuhi aula kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deliserdang yang berada di komplek perkantoran Bupati di Lubukpakam, Rabu (10/10).  

Mereka datang untuk menyerahkan berkas lamaran dan persyaratan dokumen yang diperlukan untuk selanjutnya diverifikasi oleh panitia. Adapun batas waktu pendaftaran CPNS hingga 15 Oktober mendatang.

Akibat ramainya yang datang, calon pelamar pun tampak berdesak-desakan untuk dapat masuk ke dalam aula. Mereka saling berebut untuk masuk ke dalam gedung. Aksi dorong-dorongan pun tidak bisa dihindarkan meskipun tidak sampai membuat keributan. Petugas keamanan memberlakukan sistem buka tutup pintu. Hal ini untuk menghindari padatnya pelamar di bagian dalam ruangan.

Salah satu pelamar CPNS, Suniwati menyebut dirinya baru bisa menyerahkan lamaran hari itu karena harus membagi waktu dengan pekerjaan yang ia jalani saat ini. Sebelum masuk ke dalam aula Suniwati yang ingin melamar sebagai guru Agama Islam ini pun tampak mencermati segala persyaratan yang diperlukan.

"Ya saya juga kan kerja makanya tunggu waktu senggang baru bisa dikerjain. Kalau daftar onlinenya sih Alhamdulillah saya lancar-lancar saja," kata Suniwati.

Pantauan SIB, semakin siang kantor BKD semakin ramai dikunjungi oleh pelamar walau di pagi hari sempat turun hujan. Selain pelamar, kantor BKD ini juga ramai karena banyak pelamar yang datang dengan didampingi oleh keluarganya. Selain itu pedagang juga banyak menjajakan dagangannya dengan lalu lalang di sekitar lokasi.

Karena hanya musiman, pedagang yang menjual perlengkapan alat-alat tulis dan berhubungan dengan pemberkasan menjual dagangan dengan harga yang jauh dari harga umumnya. Untuk satu map saja pedagang bisa menjualnya dengan harga Rp 5 ribu. Selain itu untuk plastik foto dan jepitan kertas dijual dengan harga yang sama. Karena banyak calon pelamar yang dari rumah kurang persiapan, mereka pun terpaksa membeli dagangan yang dijual dengan harga yang lebih tinggi. (C06/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru