Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 Juli 2026

Mrs X Ditemukan Tewas di Desa Bintang Meriah

- Selasa, 30 Oktober 2018 13:19 WIB
296 view
Pancurbatu (SIB)- Warga Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang mendadak geger setelah sesosok mayat tanpa identitas (Mrs X) ditemukan di pinggir Jalan Jamin Ginting tepatnya di depan pagar masuk Pusat Pembinaan Spritualitas Cinta Alam (PPSCA), Dusun II, Desa Bintang Meriah, Senin (29/10) pukul 18.00 WIB.

Data dari lapangan menyebutkan, mayat wanita yang ditaksir berusia lebih kurang 35 tahun ini pertama kali ditemukan oleh Pastor Mardan Ginting yang mau retreat Pastor di PPSCA. Melihat sosok mayat tergeletak tepat di pagar masuk, pastor langsung memberitahukan kepada suster dan diteruskan ke Polsek Pancurbatu.

Tak lama kemudian, Tim Reskrim Polsek Pancurbatu yang langsung dipimpin Kanit Reskrim Iptu Suhaily A Hasibuan SH MH bersama Panit I Iptu Syahril Siregar turun ke lapangan melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

Petugas dibantu warga sekitar mengevakuasi mayat korban yang menggunakan celana pendek warna kuning dan baju warna putih ke RS Bayangkara Medan.
Kepala Desa Bintang Meriah, Oneng Sembiring mengatakan dari pengakuan salah seorang warganya kalau sebelumnya korban berulang kali melintas di sekitar desa dan warganya ini juga berkeyakinan, korban ada kelainan jiwa.

"Yang pasti korban bukan warga Desa Bintang Meriah. Memang ada warga yang bilang kalau korban kurang waras dan terlihat tidur di dekat gerbang Cinta Alam," ujar Oneng.

Sementara, Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago SH MH mengatakan korban diduga gelandangan dan meninggal akibat kelaparan. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban.

Bagi masyarakat yang merasa ada hubungan kerabat atau keluarga dengan korban agar datang ke Polsek Pancurbatu atau bisa langsung ke RS Bayangkara Medan. Menurut warga sekitar, korban telah terlihat di depan gerbang PPSCA sejak hari Jumat (27/10) sore. (A17/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru