Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Taman Eden 100 Dukung Pesta Wisata Leluhur Si Raja Tambun dengan Suguhan Menu Makanan Serba Andaliman

- Jumat, 02 November 2018 20:25 WIB
416 view
Medan (SIB) -Taman Eden 100 sebagai pusat pembibitan dan penyemaian aneka tanaman langka dan tanaman khas Batak di desa Lumbanjulu kabupaten Tobasa. Di tempat ini akan disajikan sejumlah menu makanan yang menggunakan bumbu khas Batak, andaliman, sebagai dukungan pada Pesta Wisata Leluhur Si Raja Tambun Se-Indonesia ke-2 pada 3-4 November pekan ini, di desa Pardamean Sibisa, Tobasa.

Pimpinan Taman Eden 100, Marandus Sirait SE, menyebutkan menu makanan yang telah disiapkan antara lain kembang loyang andaliman, keripik dan kerupuk andaliman, kacang telur andaliman, sasagun andaliman dan martabak andaliman. Semua makanan ringan (snacks) tersebut akan dilengkapi dengan sambal atau bubuk andaliman.

"Selain memenuhi pesanan  panitia, suguhan makanan serba andaliman, ini juga akan disajikan sebagai pameran dan dijual di acara lokasi pesta. Kami juga akan menyajikan aneka bibit tanaman khas Batak termasuk bibit andaliman yang berkualitas tinggi dan bernilai ekonomi," ujar Marandus Sirait kepada SIB di Medan, Rabu (31/10).

Dia mengutarakan hal itun seusai berkordinasi dengan ketua umum Panitia Pesta Wisata Leluhur ke-2 Si Raja Tambun Indonesia, Ir Washington Tambunan MM di sekretariat Parsadaan Pomparan si-Raja Tambun Indonesia (PPRTI) di Jalan Setiabudi Medan.

Khusus untuk produk makanan atau menu martabak andaliman, Marandus menyebutkan pihaknya sedang berembuk apakah martabaknya dipesan dari Medan. Karena produk tersebut lebih banyak  dibuat di Medan walau resepnya dari Taman Eden 100 di Lumbanjulu. Atau akan memanggil pihak peracik ke Sibisa untuk dibuat sekaligus sebagai demo langsung di hadapan konsumen dari kalangan peserta dan undangan acara pesta wisata tersebut.

Sementara, ketua umum panitia, Washington Tambunan menegaskan sajian menu dengan bahan baku dan bumbu khas Batak itu memang sengaja dibuat untuk konsumsi acara pesta, ini sebagai bagian dari tindak pelestarian dan pemanfaatan produksi asli Tanah Batak atau Bumi Tapanuli.

"Menu-menu dengan produk andaliman ini memang bagian dari sesi acara Pesta Minum Kopi Sibisa di lokasi acara nantinya. Jadi, semua makanan dan minumannya berasal dari produk tanaman lokal sendiri, yang selama ini merupakan mata pencaharian warga petani setempat. Ingat , kopi Sibisa pernah dikenal. Kelak, harapan kita Sibisa yang kebetulan punya Bandara Sibisa ini  bisa menjadi halte wisata atau rest area untuk menikmati kopi Sibisa dan makanan ringan khas Batak," ujar Washington Tambunan.

Menu makanan serba andaliman plus minuman kopi Sibisa itu, katanya, akan dinikmati sekitar 4.000-an peserta pesta wisata leluhur tersebut. Keluarga keturunan si Raja Tambun akan hadir meliput,  enam rumpun marga Tambunan, yaitu Tambun Uluan selaku tuan rumah tahun ini, Tuan Pangaraji yang ditetapkan akan menjadi tuan rumah pada 2020, Raja Ujung Sunge, Raja Baruara, Lumban Pea, dan Lumban Gaol. (A04/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru