Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Februari 2026

Jalan Jamin Ginting Jurusan Medan-Karo Berlubang, Realisasi Jalan Tol Dipertanyakan

- Kamis, 08 November 2018 13:20 WIB
1.118 view
Jalan Jamin Ginting Jurusan Medan-Karo Berlubang, Realisasi Jalan Tol Dipertanyakan
SIB/Leo Bukit
LUBANG: Kondisi Jalan Jamin Ginting jurusan Medan-Karo mulai berlubang sehingga pengguna jalan tidak nyaman saat melintas, Rabu (7/11).
Pancurbatu (SIB) -Kondisi badan Jalan Jamin Ginting jurusan Medan-Tanah Karo dan sebaliknya berlubang-lubang dan bergelombang. Pantauan wartawan, Rabu (7/11), tampak badan jalan sangat memprihatinkan mulai dari Jalan Jamin Ginting Km 14 hingga Km 51-52 di Desa Bandarbaru, Kecamatan Sibolangit.

Jalan yang telah berulang kali ditempel itu tetap kembali berlubang. Ironisnya, jalan di depan Pasar Pancurbatu tampak bergelombang, sehingga berbahaya bagi pengendara yang melaju kencang.

Sementara, beram badan jalan nasional itu yang telah dicor semen oleh instansi terkait mulai rusak, sehingga menimbulkan ketidak kenyamanan bagi pengendara mobil dan sepeda motor. Bahkan pengguna sepeda motor lebih ekstra fokus saat melintas guna menghindari badan jalan yang berlubang. 

"Kalau tak fokus, bisa jatuh dan terlindas ama kendaraan yang lain saat melintas," kata Rizki Bastanta Boang Manalu, salah satu pengguna sepeda motor saat melintas kepada wartawan.

Kondisi badan jalan seperti ini sudah pasti cemas saat melintas. Sebab, badan jalan yang pernah ditempel kembali berlubang dan rawan kecelakaan. "Tak bisa dibayangkanlah bang. Kita melintas, menabrak lubang, langsung jatuh dan ditabrak kendaraan lain," ujarnya.

Pria yang berkisar berusia 27 tahun ini memertanyakan perhatian Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan terhadap jalan ini. "Kalau tidak diperbaiki sudah pasti memerlambat arus lalulintas dan menimbulkan macet panjang apabila ada pengguna jalan tabrakan," ungkapnya.

Sedangkan pengguna mobil, Naura Tarigan mengeluhkan badan jalan yang tidak nyaman dilintasi, sebab bila menghindari lubang, khawatir tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. "Mau tidak mau dilindas aja lubangnya meskipun bisa membuat rusak di bagian kaki-kaki mobil," keluh Tarigan. 

Menurut dia, seharusnya, kondisi jalan ke Tanah Karo diperhatikan pihak BBPJN II Medan. Sebab, jalan nasional ini menuju lokasi pariwisata hingga menyambungkan ke Aceh Tenggara dan Danau Toba. Ironisnya, arus lalulintas di jalan ini dapat dikatakan lumpuh pada saat ada peristiwa mobil terbalik, longsor atau gangguan lainnya.

"Kita kan sudah sama-sama merasakan beberapa minggu lalu. Jalan longsor, truk tabrakan sampai bodi kendaraan melintang di badan jalan. Belum lagi kejadian lainnya yang tak bisa pastikan kapan terjadi. Teringatnya, perkembangan jalan tol Medan-Karo sudah bagaimana. Apakah jadi direalisasikan sama pemerintah," kata wanita berusia 34 tahun ini. (A17/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru