Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Sungai Babura di Medan Meluap, 60 KK Mengungsi

Redaksi - Minggu, 16 Februari 2020 10:56 WIB
443 view
Sungai Babura di Medan Meluap, 60 KK Mengungsi
Foto: SIB/Dok
TERENDAM : Puluhan rumah di kawasan Jalan Merica Raya dan Jalan Lada, Perumnas Simalingkar terendam air, akibat luapan air Sungai Babura yang meluap saat hujan mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Utara, Sabtu (15/2) dinihari. <
Medan (SIB)
Sungai Babura yang berada di Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Medan, meluap. Akibatnya, puluhan rumah yang berada di lingkungan VI Sungai Babura terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter.

Air Sungai Babura terlihat deras dan merendam rumah-rumah warga. Ada yang sudah mengungsi ke masjid setempat dan ada juga di kantor kelurahan. Di antara mereka ada juga yang mengungsi ke rumah warga lain yang lebih tinggi.

Tampak juga di lokasi ada sejumlah petugas BPBD Medan dan personel kepolisian dari Polsek Sunggal. Mereka bersiaga dan mengevakuasi seorang warga yang sakit lumpuh menggunakan perahu karet.

"Di lingkungan kita ini ada 60 KK, ada sekitar 200 orang yang saat ini sedang mengungsi di Masjid Al-Qomar dan rumah-rumah warga. Termasuk, di kantor kelurahan. Dimana ketinggian air saat ini mencapai 1-1,5 meter," kata Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Beringin, Arfa Lubis, Sabtu (15/2).

Arfa menyebutkan banjir ini merupakan kiriman air dari pegunungan. Sehingga, Sungai Babura tidak sanggup menampung dan akhirnya meluap ke pemukiman warga.

"Jadi banjirnya tadi mulai datang sekitar jam 6 gitu, Ada 20 yang masih bertahan di dalam rumah, karena punya loteng rumah, dan lainnya sudah mengungsi. Barusan, kita evakuasi satu orang warga yang mengalami lumpuh," sebut Arfa.
Hingga saat ini, pihak kelurahan telah bekerja sama dengan personel BPBD dan Polsek Sunggal untuk menanggulangi bencana tersebut.

"Kita masih pantau terus ini dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan BPBD. Jika airnya terus naik, kita akan bangun posko. Untuk sementara pun, logistik nanti ada bantuan dari kelurahan," sebut Arfa.

Perumnas Simalingkar
Sementara itu di kawasan Perumnas Simalingkar ketinggian air bervariasi mulai dari 30 Cm hingga 1 meter terjadi di sejumlah titik di antaranya di kawasan Jalan Merica Raya dan Jalan Lada, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan.

"Hujannya memang enggak deras, tapi ini banjir kiriman mungkin (luapan sungai). Puji Tuhan airnya sudah semakin surut," kata seorang warga sekitar bermarga Simanjuntak.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli saat dikonfirmasi mengaku belum mengeceknya. Namun mantan Wakpolsek Helvetia ini mengaku pihaknya masih akan mengirimkan personel ke lokasi tersebut.

Sementara itu Kapolsek Pancurbatu AKP Dedy Dharma saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, banjir di wilayah Pancurbatu yang terjadi diduga akibat luapan air sungai itu tidak mengakibatkan korban jiwa.

"Banjirnya sudah mulai surut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ujar AKP Dedy.
Kepala Pelaksana BPBD Medan Arjuna Sembiring juga menambahkan, kawasan Aur Kota Medan juga digenangi air dari luapan sungai di kawasan itu.

"Di wilayah Aur. Ada kenaikan air, terlihat di rumah warga yang di pinggiran sungai sudah mulai naik," ucap Arjuna Sembiring. (detikcom/M17/M15/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru