Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Penyebar Hoax Virus Corona Minta Maaf, Manajemen RSUP Adam Malik Menolak

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2020 11:26 WIB
188 view
Penyebar Hoax Virus Corona Minta Maaf, Manajemen RSUP Adam Malik Menolak
medan.tribunnews.com
Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik secara tegas menolak permintaan maaf yang disampaikan oleh pelaku penyebar hoax tentang virus corona (Covid-19).
Medan (SIB)
Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik secara tegas menolak permintaan maaf yang disampaikan oleh pelaku penyebar hoax tentang virus corona (Covid-19).

Sebagaimana yang diketahui, pelaku pembuat hoax virus corona berinisial F, telah menyampaikan permintaan maafnya melalui video, serupa dengan informasi hoax yang disampaikannya beberapa waktu lalu.

"Kami merasa permintaan maaf belum disampaikan dengan cara yang benar," tegas Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak MIKom kepada wartawan di Medan, Senin (17/2).

Rosa menjelaskan menanggapi video permintaan maaf oknum yang menyebar video hoax terkait pasien Covid-19, pihaknya meminta yang bersangkutan untuk minta maaf dengan datang langsung ke RSUP H Adam Malik. Hal ini kata dia, agar tidak menimbulkan polemik berkelanjutan dan demi kebaikan semua pihak.

"Mengingat nama RS Adam Malik jelas sekali disebutkan di dalam video. Kita jadikan ini pembelajaran berharga bagi semua orang dan ke depannya kami harap masyarakat lebih bijak dalam mengolah informasi," jelasnya.

Disinggung apabila yang bersangkutan meminta maaf secara langsung, Rosa mengaku pihaknya akan menerimanya.
"Masa orang minta maaf gak kita terima. Tapi untuk memastikan ini tidak terjadi lagi ke depannya, oleh siapapun, kami minta permintaan maaf juga harus disampaikan dengan cara yang benar," pungkasnya.

Sementara itu, dalam video berdurasi 43 detik, pria yang diketahui berinisial mengaku, sehubungan dengan video hoax yang dibuatnya, ia menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang dirugikan antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan RSUP H Adam Malik.

"Dan saya juga meminta maaf kepada masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Utara yang sudah menerima video saya," ucapnya. (M17/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru