Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Seorang Pria di Deliserdang Mau Jual Ginjal untuk Pengobatan Putrinya

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 11:48 WIB
156 view
Seorang Pria di Deliserdang Mau Jual Ginjal untuk Pengobatan Putrinya
tribunnews.com
Rahmat, warga Gang Bogel, Dusun XVI, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, nekat mau menjual ginjal demi membiayai pengobatan anaknya. 
Deli Serdang (SIB)
Rahmat, warga Gang Bogel, Dusun XVI, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, nekat mau menjual ginjal demi membiayai pengobatan anaknya. Ia membawa poster di jalanan Kota Medan menawarkan pihak yang mau membeli ginjalnya.
Aksi Rahmat yang direkam salah seorang pengendara kemudian viral di sosial media. Saat ditemui di rumahnya, Rahmat, menyatakan keseriusannya untuk menjual ginjal miliknya itu. "Saya serius mau jual ginjal. Ini untuk berobat anak saya," kata Rahmat, Selasa (18/2).

Tindakan nekat Rahmat itu lantaran tidak mampu membiayai pengobatan anaknya, Siti Rahayu, yang sudah sakit sejak usia 9 bulan. Kini Siti sudah berusia 7 tahun, ia memiliki penyakit epilepsi dan kelumpuhan di dua kakinya.

"Kalau berobat ya selalu, udah pindah-pindah rumah sakit. Pakai BPJS, tapi yang mandiri, yang bayar itu. Itupun kemarin sempat tidak bisa dipakai karena nunggak 3 bulan," jelasnya.

Rahmat mengaku kesulitan membayar iuran BPJS yang ia miliki. Gaji yang diperolehnya dari bekerja sebagai Satpam perumahan tidak cukup untuk membayar iuran BPJS.

"Gaji saya Rp 35 ribu per hari. Hanya cukup untuk makan sehari-hari, kadang pun kurang. Apalagi yang mau dipakai untuk bayar BPJS," tutur Rahmat.

Saat ditanya mengenai bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang merupakan pemerintah pusat, Rahmat mengatakan belum memilikinya karena terkendala perlengkapan administrasi yang belum ia miliki.

"Sudah pernah urus KIS, tapi terkendala surat-suratnya. Kemarin sudah coba ngurus juga sampai ke Lubukpakam, tapi tidak berhasil. Kartu keluarga saya juga baru keluar, selama ini masih menumpang di kartu milik orangtua," paparnya. (Detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru