Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Sumut Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Bawang Merah

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 12:25 WIB
220 view
Sumut Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Bawang Merah
primaberita.com
Ilustrasi Petani Bawang Merah
Medan (SIB)
Sejak Januari hingga Desember 2019 hasil produksi bawang merah di Sumatera Utara mencapai 18.069 ton dari hasil panen lahan seluas 2.249 hektar dengan produktivitas 80,34 kuintal per hektar,ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara melalui Kasubbag Program Fahri Perangin-angin kepada SIB, Senin (18/2).

Disebutnya, bibit bawang merah yang ditanam petani di banyak kabupaten di Sumut sebagian berasal dari bantuan pemerintah. Petani harus tergabung dalam kelompok tani untuk memudahkan mereka menerima bibitnya, termasuk pupuknya yang diberikan secara gratis. Ada juga yang ditanam sendiri oleh petani menggunakan biji hasil panen pilihan.

Disebutnya, penyumbang tertinggi komoditi ini antara lain Kabupaten Karo mencapai 6.041 ton dari lahan seluas 712 hektar dengan produktivitas 84,84 kwintal per hektar. Disusul Dairi yang produksinya 2.820 ton, Simalungun 4.051 ton, Humbahas 1.534 ton dan Samosir 1.504 ton.

Sedangkan mengawali tahun 2020, kata Fahri, Kabupaten Karo telah menghasilkan 514 ton dari luas panen 52 hektar dengan produktivitas 98,85 kwintal per hektar dan Asahan 32 ton dengan produktivitas 45 kwintal per hektar.

Menurutnya, data laporan bawang merah tersebut belum semua masuk dari daerah-daerah penghasil komoditi tersebut, namun kepada mereka tetap diimbau untuk menyampaikan laporan.

“Prinsip kami hanya berupa imbauan kepada daerah.Tetapi kondisinya tidak berubah tetap lambat data yang diterima,”ungkapnya.
Data diperoleh SIB, Selasa (18/2), bawang merah yang dihasilkan Sumut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut sehingga sebagian dipasok dari Jawa. Bahkan bawang merah yang dipasok ke Sumut ada juga dari China dan India.

“Jadi Sumut belum mampu ekspor bawang merah karena stok yang dihasilkan belum bisa memenuhi kebutuhan lokal,” ujar sumber SIB, Selasa (18/2).

Disebutnya, di Indonesia daerah penghasil bawang merah tertinggi yakni Brebes. Disebut, bibit bawang merah untuk konsumsi di Sumut banyak didatangkan dari Brebes dengan menggunakan APBD masing-masing.

Harga Mahal
Sementara itu harga bawang merah di sejumlah pasar di Medan Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per Kg. Mahalnya harga komoditi ini sudah berlangsung dua pekan ini.

Hal ini dibenarkan, salah seorang pedagang berbagai komoditi termasuk komoditi bawang merah di Pusat Pasar Medan, Selasa (18/2). Harga jual tersebut yang kualitas terbaik umumnya produksi dari Jawa. Sementara bawang merah produksi Sumut sulit ada,ujar Aling serius. (M2/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru