Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Februari 2026

Warga Kristiani Tanjung Gusta Sulit Dapat Tanah Wakaf

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2020 11:46 WIB
146 view
Warga Kristiani Tanjung Gusta Sulit Dapat Tanah Wakaf
Foto: SIB/Dok
RESES: Anggota DPRD Deliserdang dari Fraksi PDIP melakukan reses tahap pertama di Kecamatan Sunggal, Senin (17/2). 
Deliserdang (SIB)
Warga Tani Asli, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang mengeluhkan tanah wakaf umat Kristiani yang sudah penuh. Saat ini masyarakat sangat kesulitan untuk menguburkan jenazah bila ada salah seorang warga yang meninggal dunia.

Menurut salah satu warga M Marbun bahwa di daerah Tani Asli saat ini ada sebidang tanah wakaf yang merupakan milik perorangan. Bila ada warga yang meninggal dan akan dikubur di tanah wakaf tersebut harus mengeluarkan biaya Rp4-5 juta.

"Kalau untuk dikubur di tanah wakaf tersebut banyak warga tidak mampu karena terlalu mahal. Kami berharap bapak Antony dapat memerjuangkan keluhan kami," ungkap Marbun yang diaminkan Lumbangaol serta lainnya di hadapan anggota DPRD Deliserdang, Antony Napitupulu saat melakukan reses tahap pertama di desa setempat, Senin (17/2).

Begitu juga persoalan lain banyak disampaikan kepada Politisi PDI-Perjuangan tersebut. Mulai dari persoalan sampah, administrasi kependudukan (Adminduk), masalah infrastruktur dan pelayanan kesehatan serta lainnya.

Antony Napitupulu menegaskan, dirinya akan berjuang membantu warga Desa Tanjung Gusta untuk mendapatkan tanah wakaf. "Saya akan membawa masalah ini hingga ke DPRD Sumut. Saya lihat masih banyak tanah PTPN di daerah ini yang akan kita usulkan nanti menjadi tanah wakaf. Tapi semuanya ini butuh proses panjang," janjinya.

Sedangkan masalah sampah, dirinya akan menyampaikan persoalan ke pihak kecamatan. Seingat dia, di Kecamatan Sunggal truk-truk pengangkut sampah masih kurang sehingga penanganan sampah belum maksimal.

Politisi PDIP itu juga berjanji akan mengawal dan membawa semua aspirasi warga desa Tanjung Gusta ke dinas terkait, agar infrastruktur segera diperbaiki dan dibangun.(T05/d).

SHARE:
komentar
beritaTerbaru