Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Februari 2026
Resepsi HUT ke-60 Kaisar Naruhito di Medan

Konjen Jepang Berharap di Era Kekaisaran "Reiwa" Kerjasama RI-Jepang Terus Berkembang

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 11:26 WIB
149 view
Konjen Jepang Berharap di Era Kekaisaran "Reiwa" Kerjasama RI-Jepang Terus Berkembang
Foto: SIB/Dok
TOAST: Konsul Jenderal Jepang di Medan ISHII Takeshi  lagi toast dengan Gubsu diwakili Staf Ahli Gubsu Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan  Nouval Mahyar SH,MH toast pada acara resepsi HUT Kaisar Jepang ke-60 Sri Baginda Naruh
Medan (SIB)
Konsulat Jenderal Jepang di Medan menggelar resepsi perayaan HUT ke 60 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito di Hotel Aston Medan, Rabu (19/2) malam. Konsul Jepang di Medan ISHII Takeshi didampingi isteri menyambut salam hangat para tetamu yang hadir.

Resepsi tersebut berlangsung hikmat diawali lagu Indonesia Raya dan Kimigayo yang disenandungkan oleh Paduan Suara El Shadai.

Konjen Jepang Takeshi dalam sambutannya mengatakan, Naruhito dinobatkan sebagai Sri Baginda Kaisar Jepang tanggal 1 Mei 2019, menggantikan Sri Baginda Kaisar Akihito yang telah turun dari tahta 30 April 2019.

Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito dilahirkan 23 Februari 1960 dan dinobatkan sebagai Kaisar Jepang ke-126. Penobatan itu menggantikan nama era kekaisaran Heisen menjadi Reiwa. Reiwa berarti Harmoni yang Indah atau Beautiful Harmony,” ujar Konjen Takeshi.

Kedua negara Indonesia dan Jepang,ungkap ISHII Takeshi, memiliki ikatan kuat dan hubungan persahabatan yang sudah terjalin dalam jangka waktu lama. Banyak peringatan hubungan diplomatik kedua negara dilaksanakan di Indonesia dan Medan dengan sukses.

Takeshi memaparkan, awal tahun 2020 ini pihaknya mengenang kembali bahwa tahun 2019 merupakan tahun yang dapat mempererat keterkaitan di antara Jepang dan Sumut antara lain Mei tahun lalu pihaknya menggelar upacara resmi di Medan untuk menyampaikan selamat atas kenaikan tahta Kaisar baru dengan membubuhkan tanda tangan pada buku ucapan selamat.

Kemudian rombongan Gubernur Sumut ke Jepang guna menjalin kerjasama dengan Jepang. Juga Wali kota Tebingtinggi ke Kota Toyama. Di samping itu pemberian dana bantuan atau hibah dari Pemerintah Jepang yang sejak tahun 2000 hingga 2019 diberikan telah mencapai 5,270 juta dolar AS. Dana ini membiayai 72 proyek, 52 proyek di antaranya berada di Sumut.

Di sisi lain digelar Festival Kebudayaan Jepang, lomba pidato Bahasa Jepang, seminar, kaligrafi Jepang atau Shodo Kyoushitsu, acara Japan Foundation untuk membantu mengajar Bahasa Jepang di sejumlah SMA di Medan.Acara 30 tahun genap usia hubungan kota kembar atau sister city antara Kota Ichikawa dan Kota Medan. Acara kerjasama dengan pemerintah dan organisasi di Kota K- Kyushu dalam bidang lingkungan hidup.

Selain itu kerjasama bidang ekonomi di sekitar Danau Toba dimulai pembangunan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air ) Asahan ke-3. “Tenaga listrik yang dihasilkan PLTA ini akan menyumbangkan kestabilan pasokan listrik di Sumut,ungkap Takeshi.

Saya berharap hubungan kerjasama antara Jepang dan Indonesia khususnya Sumut bidang pertukaran ekonomi,budaya serta bidang lainnya dapat terus berkembang di era kekaisaran baru Reiwa,” imbuhnya.

Dalam acara resepsi itu para tamu antara lain menikmati hidangan Jepang berupa Sushi, Sashimi, mie soba, nasi tempora serta dekorasi khas Jepang. (M2/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru