Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

18 KK Warga Tanjungmorawa Tak Dapat Fasilitas Listrik PLN

Redaksi - Rabu, 26 Februari 2020 11:27 WIB
117 view
18 KK Warga Tanjungmorawa Tak Dapat Fasilitas Listrik PLN
klipositif.com
Ilustrasi
Lubukpakam (SIB)
Kepala Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Elis Dawani Siregar menyebut masih ada 18 kepala keluarga (KK) warganya belum teraliri listrik PLN semenjak Indonesia merdeka. Padahal Tanjungmorawa tidak begitu jauh dengan Bandara Internasional Kualanamu yang sangat megah.

"Semenjak Indonesia merdeka sebanyak 18 KK warga saya di Dusun II Titi Payung (dekat Desa Tumbukan, Kecamatan Galang) belum teraliri listrik. Saya sudah upayakan ke sana-sini untuk memenuhi hak warga itu namun belum terealisasi," kata Elis kepada SIB, Selasa (25/2), di Gedung DPRD Deliserdang, Lubukpakam.

Hingga kini ia mengaku miris melihat kehidupan warganya. Mulai pagi hingga sore warga tidak mendapatkan fasilitas listrik seperti menggosok, gunakan kipas angin dan lainnya.

"Malam hari baru bisa menggunakan listrik, karena masyarakat mengandalkan listrik tenaga surya yang merupakan bantuan Philips," kata Kades itu.

Ia mengaku sudah berkordinasi dengan pihak PLN untuk menyalurkan listrik. PLN disebut bersedia memfasilitasinya. "Namun ada kendala, karena dusun dan desa kita berada di tengah kebun Lonsum. Pihak Lonsum bersedia kasih lahan namun penyalurannya harus ditanam dalam tanah," terang boru Siregar itu.

Persoalan lain tambahnya, akses masyarakat di Dusun Kalitawang sepanjang kurang lebih 2 Km sangat memprihatinkan. "Anak sekolah dan warga lainnya sangat sedih kita melihatnya saat melalui jalan itu. Musim kemarau sangat berabu dan musim hujan sangat becek," akunya.

Disebutkan, pihaknya sudah mengusulkan ke PUPR Deliserdang untuk dilakukan pengaspalan dan menyatakan kesediaan. Namun menurut dia, lagi-lagi pihak Kebun Lonsum tidak bersedia memberikan aset jalan itu ke Pihak Pemkab Deliserdang untuk ditindaklanjuti.

Humas Perkebunan Lonsum Wilayah Bagerbang, Jefri yang dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan pihaknya pernah mengeluarkan statmen untuk aliran listrik di Dusun II Titi Payung menggunakan kabel tanam. "Kabel tanam, namun itu masih statmen saja bang. Bukan keputusan kebun. Managernya dulu pak Sugito tahun 2017. Kalau sekarang kita tidak tahu perkembangannya," akunya.

Sementara soal jalan di Dusun Kalitawang, Humas Lonsum Kebun Sei Merah Gayus juga dihubungi membenarkan kondisi jalan yang memprihatinkan. "Benar itu, bang. Sudah pernah kita sarankan ke Ibu Kades supaya disurati ke pusat untuk ambil keputusan. Kami di kebun ini tidak dapat ambil keputusan," jawabnya.(T05/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru