Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Puluhan Warga Desa Pangkalansiata Langkat Diduga Keracunan Makanan

Redaksi - Jumat, 28 Februari 2020 14:38 WIB
225 view
Puluhan Warga Desa Pangkalansiata Langkat Diduga Keracunan Makanan
Foto SIB/dok
Perawatan:Sejumlah warga korban keracunan makanan, saat menjalani perawatan medis di Gereja GKPI Tungkam Getek Desa Pangkalansiata Langkat, Rabu (26/2).
Pangkalansusu (SIB)
Sedikitnya 90 warga Dusun I Tungkam Getek Desa Pangkalansiata Kecamatan Pangkalansusu Langkat, diduga keracunan makanan usai makan siang pada acara kebaktian doa bersama di sebuah gereja dari berbagai gereja yang ada di Dusun Tungkam Getek Desa Pangkalansiata, Selasa (25/2).

Secara umum para korban yang keracunan mengalami munmen dan sesak menyerang uluhati. Untuk pertolongan pertama, sejumlah dokter dan perawat dari Puskesmas Pangkalansusu, Rabu (26/2), diturunkan ke Desa Pangkalansiata.

Hasil pertolongan medis dapat menyelamatkan sebagian besar korban keracunan, sementara belasan korban lainnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit (RS) Pertamina Pangkalan Brandan untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Keterangan diperoleh SIB, warga jemaat dari sejumlah gereja usai acara kebaktian di salah satu gejera di Dusun I Tungkam, makan bersama yang telah disediakan panitia dengan olahan lauk daging ternak.

“Namun, berselang enam jam kemudian, usai menyantap hidangan yang disediakan panitia, sekitar 90 warga mengeluh sakit perut, pusing muntah-muntah, mencret dan sebagian mengalami demam,” ujar Ny Pasaribu Br Simamora kepada SIB, Kamis (27/2), melalui selularnya, seraya mengatakan sejauh ini dirinya masih menjalani perawatan medis.

Akibat kejadian ini, sebagian warga yang menjadi korban keracunan makanan pada Rabu (26/2) dikumpulkan di GKPI Tungkam Getek untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Puskesmas Pangkalansusu.

Sementara itu, dari pantauan wartawan, Kamis (27/2) siang, belasan warga yang keracunan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan (RSPPB) berjumlah 13 orang, 9 orang di rawat di Pos B, serta 1 orang atas nama Sariano Sinaga (12) masih berada di ruang ICU dan sisanya berada di kamar lainnya.

Safri Sinaga (22) yang taklain abang dari Sariano Sinaga, saat ditemui di ruang ICU RSPPB mengatakan, kondisi adiknya sudah mulai membaik (normal). Hasil pemeriksaan dokter adiknya mengalami dehidrasi, "Adik saya tidak ikut ke gereja, namun di rumah dia makan makanan yang dibawa dari gereja," jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Pangkalansiata M Yusuf saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian ini, dimana total keseluruhan warga yang mengalami keracunan makanan berjumlah 95 orang, ujarnya. (M25/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru