Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026
Penghentian Sementara Perjalanan Umrah

Sekum PWNU Sumut: Hormati Keputusan Pemerintah Arab Saudi, Jamaah Diharap Bersabar

Redaksi - Minggu, 01 Maret 2020 12:12 WIB
173 view
Sekum PWNU Sumut: Hormati Keputusan Pemerintah Arab Saudi, Jamaah Diharap Bersabar
Foto SIB/Dok
M Hatta Siregar
Medan (SIB)
Penghentian sementara perjalanan ibadah umrah untuk warga negara asing termasuk Indonesia, oleh Pemerintah Arab Saudi kemarin, hendaknya dipatuhi semua pihak. Kalau dikaji secara mendalam, penangguhan perjalanan itu, punya alasan yang jelas yaitu mencegah penyebaran virus corona ke negara itu.

Setiap negara yang ingin mengirimkan warganya untuk umrah, saat ini harus bisa menerima pembatalan tersebut, ujar Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara (Sumut), M Hatta Siregar kepada SIB via selularnya, Sabtu (29/2) menanggapi penghentian yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.

Setiap negara harus menghormati keputusan yang dibuat Pemerintah Arab Saudi dalam mengantisipasi masuknya virus corona ke negaranya. “Pemerintah Arab Saudi kan juga ingin melindungi warganya dari serangan virus tersebut, jadi harus kita hormati keputusan tersebut,” ujarnya.

Namun, Hatta berharap Pemerintah Arab Saudi memberi keringanan kepada jamaah asal Indonesia, karena belum ada indikasi warganya terkena virus corona. Untuk itu, dimintakan kepada pemerintah Indonesia agar bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi untuk memberi keringanan kepada jemaah asal Indonesia untuk tetap bisa menjalankan ibadah umrah.

“Karena faktanya, belum satu pun warga Indonesia terkena virus tersebut. Kecuali 3 orang yang di atas kapal pesiar di Jepang kemarin dan itupun belum kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Kepada para jamaah yang hendak berangkat umrah, Siregar juga mengimbau agar bersabar dengan penundaan ini. “Panggilan umrah dan haji merupakan panggilan Allah. Kalau memang belum diijinkan Allah untuk berangkat umrah, ada saja jalan untuk tertunda. Maka dari itu harus bersabar dan menahan diri,” ujar Sekum PWNU Sumut itu.

Jamaah juga diminta untuk terus berdoa agar virus Corona tidak menjangkiti seluruh warga Indonesia, sehingga pemerintah juga lebih mudah bernegosiasi dengan pemerintah Arab Saudi nantinya, ujarnya.

Mudah-mudahan virus corona juga segera hilang dari muka bumi, agar tidak mengganggu umat manusia dan ibadah umrah yang hendak dijalani ummat Islam, pungkasnya.

Seperti diberitakan SIB kemarin, Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi menyatakan, larangan yang dibuat Pemerintah Arab Saudi itu itu menyebabkan puluhan ribu jemaah bakal batal berangkat.

"Dari Indonesia bisa 50-60 ribu jemaah yang berpotensi batal berangkat kalau visa dilarang untuk dua pekan ke depan. Itu kalau dikalikan rata-rata Rp 20 juta, maka bisa Rp 100 miliar," ujarnya. (M13/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru