Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

DPRK Aceh Barat Belajar Tata Pemerintahan dengan Pemko Medan

Redaksi - Minggu, 01 Maret 2020 14:42 WIB
157 view
DPRK Aceh Barat Belajar Tata Pemerintahan dengan Pemko Medan
Foto SIB/Dok
Lihat Langsung : Rombongan DPRK Aceh Barat melihat langsung sistem kerja serta layanan yang dijalankan lewat penjelasan di Command Center Pemko Medan, Rabu (26/2). 
Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Pemerintahan & Sosial (Aspem) Setdako Medan Musaddad Nasution menerima kedatangan rombongan DPR Kabupaten (DPRK) Aceh Barat dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) di Balai Kota Medan, Rabu (26/2). Selain untuk bersilaturahmi, kedatangan rombongan yang berjumlah 6 orang itu juga bertujuan mencari dan menggali informasi terkait tata kelola pemerintahan Kota Medan dalam berbagai hal, khususnya dalam penerapan sistem E-Goverment.

Selaku ketua rombongan, Wakil ketua DPRK Aceh Barat H Kamaruddin menyampaikan terimakasih atas sambutan Pemko Medan. Diakui, kedatangan pihaknya bersama Sekwan dan anggota komisi I DPRK Aceh Barat itu guna mempelajari tata kelola pemerintahan dari Pemko Medan untuk diimplementasikan di kabupaten yang beribukota Meulaboh tersebut.

Diungkapkan, alasan memilih Kota Medan sebagai tujuan kunker karena ibukota Provinsi Sumatera Utara itu dinilai memiliki perkembangan serta kemajuan yang signifikan.

"Dari berbagai sumber informasi dan berita yang kami lihat, Kota Medan berhasil meraih penghargaan dalam berbagai bidang. Ini juga yang menjadi alasan untuk membawa kami ke sini. Kami berharap dapat meraih pencapaian serupa. Apalagi pasca bencana tsunami yang melanda, kami merasa perlu belajar untuk menaikkan kualitas tata kelola pemerintahan," ungkapnya.

Dalam kata sambutan yang dibacakan Aspem Setdako Medan, Plt Wali Kota Medan menyampaikan secara singkat tentang Kota Medan yang terdiri dari 21 kecamatan, 151 kelurahan 2001 lingkungan, dengan luas wilayah hingga 265,1 Km persegi. Sedangkan jumlah penduduk sebanyak 2,4 jiwa dengan arus komuter lebih dari 500 ribu perharinya. Meski heterogen, bilangnya, masyarakat tetap hidup rukun dalam bingkai keberagaman.

Diungkapkan Aspem terkait E-Goverment, Pemko Medan telah menerapkan berbagai sistem tata kelola pemerintahan dan layanan berbasis elektronik. Sebagai contoh, Pemko memiliki sistem Area Traffic Control System (ATCS) untuk melihat arus lalu lintas Kota Medan. Selain itu, aplikasi Medan Rumah Kita (MRK) sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aduan sehingga dapat ditindaklanjuti OPD terkait.

Ditambahkan, Pemko Medan juga memiliki Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR) yang terintegrasi langsung ke pusat. "Sebagai perwujudan smart city, kita juga telah memiliki command center yang menyimpan data tentang Kota Medan," paparnya.

Selanjutnya, rombongan DPRK Aceh Barat diajak menuju ruangan Command Center untuk melihat dan mengetahui langsung sistem kerja serta layanan yang dijalankan lewat penjelasan dari pegawai yang bertugas. Pertemuan dipungkasi dengan saling bertukar cinderamata. (M15/q)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru