Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 April 2026

Persoalan Narkoba Dinilai Parah, Bobby Nasution Diminta Lakukan Terobosan Besar

Redaksi - Minggu, 01 November 2020 18:39 WIB
399 view
Persoalan Narkoba Dinilai Parah, Bobby Nasution Diminta Lakukan Terobosan Besar
Foto Dok/TMK
FOTO BERSAMA: Bobby Nasution foto bersama dengan para aktivis narkoba Kota Medan di Media Center Tim Pemenangan, Jalan Cik Di Tiro Medan, Sabtu (31/10).
Medan (SIB)
Persoalan narkoba di Kota Medan sekarang ini sudah terlalu parah. Beberapa kawasan sudah menunjukkan peningkatan kasus yang cukup signifikan dan secara umum menunjukkan Kota Medan menjadi kota yang sangat tidak aman buat warganya.

“Karena narkoba itu tidak ada yang gratis, membeli juga tidak murah. Untuk mendapatkannya dilakukan dengan sedemikian cara, termasuk dengan melakukan tindakan kriminal,” kata pengurus Panti Rehabilitasi Narkoba Medan Plus, Eban Totonta Kaban didampingi pengurus Bukit Doa, Yayasan Mitra Masyarakat Sehat, Yayasan Mari Indonesia Bersinar, LRPPN dan Rumah Umi saat audensi dengan Bobby Nasution di Media Center Tim Pemenangan, Jalan Cik Di Tiro Medan, Sabtu (31/10).

Mengacu kepada data Litbang BNN 2019, sambung Eban, Provinsi Sumatera Utara peringkat 1 kasus narkoba. Sebanyak 6,7% dari total populasi terpapar narkoba dan Kota Medan adalah ibu kota Provinsi Sumut dengan jumlah pengguna terbesar.

“Beberapa kasus menunjukkan angka keparahan kecanduan yang tinggi. Jadi bukan hanya coba pakai, tapi sudah teratur dan rutin dengan dosis cukup tinggi, ini yang rawan sekali melakukan tindakan-tindakan kriminal,” ungkapnya.

Bersama-sama dengan pengurus panti lainnya, imbuh Eban, mereka tidak ingin situasi ini berlanjut terus. Penanganan masalah ini harus tepat. Untuk yang terlanjur kena, bagaimana dia tidak dijadikan komoditas oleh beberapa oknum hukum, bahkan rehabilitasi. “Pastikan rehabilitasi dilakukan dengan terukur dan bertanggungjawab, sehingga jumlah kasus penyalahgunaan bisa ditekan sedemikian rupa,” terang dia.

Para aktivis narkoba berharap perhatian khusus Bobby Nasution dalam penanganan narkotika di Kota Medan. Mereka meminta calon Wali Kota Medan ini bisa membuat suatu terobosan agar penanggulangan kasus bisa lebih sinergis.

Masukan-masukan yang disampaikan para pengurus panti rehabilitasi disambut baik Bobby Nasution. Menurutnya, program-program yang telah dibuatnya bersama H Aulia Rachman dan tim sudah dirancang sejak lama, termasuk pencegahan narkoba.

“Memang penanganan detail tentang pecandu narkoba tidak dibuat secara khusus. Selama ini yang kita bicarakan adalah bagaimana pencegahan-pencegahannya saja. Hari ini kita diberi masukan, ke penanganan setelah menjadi pengguna narkoba. Kalau boleh kita diberi masukan ke depannya apa yang harus dilakukan," kata Bobby.

Bagi yang belum terpapar, lanjut Bobby, akan dilakukan pemberdayaan masyarakat dengan peningkatan pengetahuan, membuat sentra-sentra kegiatan, menambah jumlah-jumlah kegiatan positif di masyarakat, sehingga warga bisa berkreativitas dengan baik.

“Dibuka lapangan-lapangan pekerjaan, dipermudah membuka lapangan usaha baru serta menambahkan kegiatan positif di tengah masyarakat, agar yang belum terkena jangan terkena,” pungkasnya. (M17/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru