Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Deliserdang Juara I Upaya Cegah dan Tanggulangi Stunting Tingkat Sumut

* Diharap Tahun 2023 Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen
Redaksi - Kamis, 19 November 2020 18:50 WIB
697 view
Deliserdang Juara I Upaya Cegah dan Tanggulangi Stunting Tingkat Sumut
Foto Dok Jekson Turnip
Grafik kondisi stunting Kabupaten Deliserdang.
Lubukpakam (SIB)
Kabupaten Deliserdang berhasil meraih juara I dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah stunting (kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama) tahun 2020 tingkat Provinsi Sumut. Deliserdang juga berhasil memborong penghargaan kabupaten paling inspiratif, replikatif dan inovatif.

"Ini penghargaan Deliserdang yang terbaik . Penilaian sudah dilakukan mulai tahun lalu.Sebelumnya saat workshop di Jakarta, Deliserdang peringkat terbaik dari 115 daerah. Penilaian ini dilakukan oleh pihak Pemprov Sumut," kata Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang dr Ade Budi Krista di Lubukpakam, Rabu (18/11).

Dijelaskan, penghargaan itu bukan keberhasilan dari Dinas Kesehatan Deliserdang saja. Namun merupakan keberhasilan lintas sektoral antar OPD. Di antaranya Bappeda, Dinas Perkim, Dinas PMD, Dinas Pendidikan, Dinas P2KB P3A, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan.

Atas dasar itu, ia menyebut Deliserdang akan dilombakan ke tingkat regional dan nasional. Untuk regional akan dilaksanakan di Batam pada 24 Nopember 2020 mendatang.

"Persiapan kita untuk tingkat regional itu sama saja dengan sebelumnya. Kita disuruh membuat narasi seperti laporan, hasil-hasil capaian, perubahan dari sebelum ada upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dan perubahan sesudah ada upaya penurunan stunting yang cukup signifikan," terang Kadis Kesehatan Deliserdang itu.

Ditambahkan, berdasarkan hasil riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) yaitu salah satu riset skala nasional yang berbasis komunitas dan telah dilaksanakan secara berkala oleh Badan Litbangkes Kemenkes RI maka prevalensi (proporsi dari populasi yang memiliki karakteristik tertentu dalam jangka waktu tertentu) stunting Kabupaten Deliserdang mengalami penurunan. Tercatat mengalami penurunan hingga 37,7 persen pada tahun 2013. Lalu menurun lagi menjadi 25,7 persen pada tahun 2018.

"Diharapkan pada tahun 2023, prevalensi stunting di Kabupaten Deliserdang dapat turun kembali menjadi 14 persen," tandas dr Ade Budi Krista.(T05/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru