Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Restu Utama Pencawan, Doktor Teologia Kristen Maju Jadi Calon Rektor USU

*Akan Dirikan Munumen Letjen Jamin Ginting di USU
Redaksi - Sabtu, 21 November 2020 11:51 WIB
1.955 view
Restu Utama Pencawan, Doktor Teologia Kristen Maju Jadi Calon Rektor USU
Foto SIB/Dok Jesayas Tarigan
SERAHKAN: Dr Restu Utama Pencawan, didampingi para sahabat dan kerabatnya menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Rektor USU, diterima panitia penjaringan, Selasa (17/11) di kompleks USU Padang Bulan, Medan.
Medan (SIB)
Dr Restu Utama Pencawan SH MPd, seorang Doktoral Teologia Kristen mendaftar jadi calon Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (17/11) di kompleks USU Padang Bulan, Medan. Restu Pencawan menjadi pendaftar ke-6 dan satu-satunya bertitel strata III (doktor) sedangkan 5 calon lainnya profesor.

Selain maju mewakili etnis Karo, ia juga bercita-cita meneruskan kepemimpinan Prof Dr Runtung Sitepu yang akan berakhir masa jabatannya. Sebelum mendaftar, dia menghubungi tokoh-tokoh Karo seperti, Prof Afifuddin, Prof Setia Darma Sebayang, Dr Nurlisa Ginting, Sumbul Depari, HN Serta Ginting, Dr Badikenita Sitepu (DPD RI), Paris Sembiring (peraih kalpataru), Jesayas Tarigan, Anandani Sitepu, Timbangan Sembiring dan Perwira Tarigan.

Semua tokoh-tokoh Karo menyampaikan usulannya kepada para senioren atau tokoh-tokoh Karo yang ada di USU seperti Prof Timbanan Sembiring dan Perwira Tarigan agar maju jadi balon Rektor USU, tapi mereka menyatakan tidak ikut.

“Melihat kondisi tersebut, karena tidak ada lagi calon dari suku Karo yang maju dan justru mereka menginginkan saya yang maju, agar ada orang Karo maju dalam pemilihan Rektor USU. Makanya proses satu minggu ini kami berkordinasi dengan para tokoh karo untuk menggantikan Runtung Sitepu. Hanya saya yang tidak dari USU dan bukan ASN,” kata Restu kepada wartawan.

Dia mengungkapkan, untuk menjadi rektor di perguruan tinggi negeri sekarang ini, semua kalangan bebas mendaftar. Tidak harus dari internal perguruan tinggi ataupun ANS. Rektor di PTN seperti jabatan politis, yang dipilih oleh Wali Amanat, namun jabatan wakil rektor harus ASN.

Selain keinginan maju dari etnis Karo, Restu juga mau meneruskan kemajuan USU yang sudah dilakukan Runtung Sitepu dengan susah payah. Lewat Runtung Sitepu, USU sudah menaikkan akreditasi USU dan sudah menjadi kelas nasional dan internasional. Prestasi-prestasi yang sudah dicapai Runtung akan ditingkatkannya.

Selain itu, dia berkeinginan mendirikan monumen Letjen TNI Jamin Ginting seperti yang ada di Mako Kodam I BB. Agar semua orang tahu bahwa sebenarnya yang memberikan lahan untuk membangun kampus USU adalah orang Karo, yakni almarhum Letjen Jamin Ginting, mantan Pangdam I BB. “Di samping ada regenerasi Karo memimpin USU, saya akan meluruskan sejarah bahwa lahan USU itu adalah sumbangsih alm Letjen Jamin Ginting,” tuturnya.

Sekarang tergantung senat dan amanat wali menentukan pilihannya memilih calon USU. Setelah pendaftaran, senat akan menginterview para calon, kemudian memaparkan visi-misi. Selanjutnya, Wali Amanat menetapkan 3 orang calon untuk dipilih.

Enam calon Rektor USU, yaitu Farhan, Julvendri Aris Nasution, Murianto, Desnatul Aulia, Muhamad Fidal, Restu Utama Pencawan. “Kita serahkan kepada Tuhan untuk pemilihannya. Saya memiliki pengalaman pernah memimpin sebuah kampus. Kita akan mencoba yang terbaik di kampus USU, meski saya tidak pernah kuliah di USU, S1 Sarjana Hukum UNIKA St Thomas,” tuturnya. (M10/c)

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru