Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Bupati Berikan Jawaban Terkait R-APBD Langkat 2021

Pemkab Desak Pusat Percepat Pembangunan Jembatan Wampu Stabat

Redaksi - Rabu, 25 November 2020 18:56 WIB
501 view
Pemkab Desak Pusat Percepat Pembangunan Jembatan Wampu Stabat
Foto Dok/ Diskominfo Lkt
Jawaban Bupati : Sekdakab Langkat dr Indra salahuddin saat memberikan  jawaban Bupati  Langkat  atas pandangan umum delapan  Fraksi DPRD Langkat, terhadap Ranperda APBD Langkat TA 2021 di Gedung DPRD Langkat, S
Langkat (SIB)
Bupati Langkat H Terbit Rencana Peranginangin mengatakan, Pemkab Langkat selama ini terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong dilakukan percepatan pembangunan pekerjaan jembatan Wampu Stabat yang belum rampung hingga kini.

Hal itu disampaikan Bupati yang dibacakan Sekdakab Langkat dr Indra Salahuddin saat memberikan jawaban Bupati Langkat atas pandangan umum delapan Fraksi DPRD Langkat, terhadap Ranperda APBD Langkat TA 2021 di Gedung DPRD Langkat, Selasa (24/11).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Langkat Surialam mendengarkan jawaban Bupati Langkat Terbit Rencana PA serta penjelasan terhadap saran, tanggapan yang telah disampaikan dari masing â€" masing fraksiMenanggapi pandangan dari Fraksi Gerindra yang sebelumnya dibacakan juru bicara Rahmanuddin Rangkuti, terkait penyelesaian pembangunan jembatan Sei Wampu yang hingga kini belum rampung , Pemkab Langkat sebut Sekda sudah melakukan komunikasi dan kordinasi dengan pemerintah Pusat agar dilakukan percepatan pekerjaan jembatan Wampu tersebut sampai rampung.

Bupati Langkat juga menanggapi terkait pandangan Fraksi Gerindra lainnya tentang pembelajaran di masa Pandemi Covid 19.

Pemkab Langkat , sebut Sekda melalui Dinas Pendidikan telah menggunakan 2 sistem pembelajaran, yaitu pembelajaran Daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan). Selain itu, Pemkab Langkat telah memberikan bantuan handphone android untuk mendukung kegiatan belajar siswa kepada 100 orang siswa miskin berprestasi melalui dana CSR perusahaan.
Demikian pula Fraksi Golkar melalui juri bicara Sri Bana menyoroti terkait jumlah kasus penderita terpapar Covid 19 sampai November 2020. Jumlah kasus konfirmasi Covid sebanyak 359 orang, meninggal 38 orang dan sembuh 245 orang. Untuk jumlah anggaran dari APBD yang telah digunakan untuk Covid 19 sebesar Rp. 5.133.231.198.

Terkait dengan program pariwisata di Langkat disampaikan bahwa Pemkab terus melakukan koordinasi melalui sinergi dan kolaborasi lintas OPD dan Lintas Sektor. Bupati juga menanggapi pandangan Fraksi PDIP terkait prioritas pembangunan di desa, katanya Pemkab Langkat melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman, terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan di desa. Sedangkan terkait pengusaha makanan, minuman dan mainan yang beroperasi di Alun-Alun T. Amir Hamzah, Pemkab Langkat telah memgutip retribusi dari setiap pengusaha untuk menjadi PAD.

Atas pertanyaan H. Agus Salim dari Fraksi Demokrat terkait optimalisasi penyusunan anggaran yang berbasis kinerja, katanya Pemkab Langkat menyusun APBD dengan anggaran berbasis kinerja, mengacu pada indikator kinerja. Kemudian terkait finalisasi dan pemberdayaan BUMD, Pemkab Langkat akan terus mengupayakan optimalisasi dan pemberdayaan BUMD dalam rangka memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan daerah.sebutnya.

Rapat dihadiri segenap anggota DRPD Langkat, para pejabat Pemkab Langkat, unsur Forkopimda Langkat dan undangan lainnya. (M-24/c).

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru