Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Anggota Komisi IV DPRD Medan Minta Bus BTS Tidak Benturan dengan Angkot

Redaksi - Kamis, 26 November 2020 18:25 WIB
586 view
Anggota Komisi IV DPRD Medan Minta Bus BTS Tidak Benturan dengan Angkot
Foto Istimewa
Bus kota Trans Metro Deli yang mengusung konsep Buy The Service (BTS).
Medan (SIB)
Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk memperbaiki dan memperhatikan program bus kota Trans Metro Deli yang mengusung konsep Buy The Service (BTS), sehingga tidak menimbulkan polemik di jalanan dan dengan kendaraan angkutan lainnya yang sudah lama beroperasi di Kota Medan.

Walaupun BTS merupakan program pemerintah pusat, tetapi Dinas Perhubungan punya tanggungjawab untuk melakukan fungsi kontrolnya, terutama dengan kondisi yang ada di Kota Medan, ujar Anggota Komisi IV DPRD Medan Rizki Nugraha SE kepada wartawan, Selasa (24/11).

Disebutkannya, misalnya keberadaan halte atau tempat perhentian yang belum terpenuhi secara standar. Lalu soal penambahan 2 koridor agar dapat dilakukan secepatnya dengan memenuhi standar dan lain-lain.

Diterangkan Politisi Partai Golkar itu, tidak dapat dipungkiri jika keberadaan bus BTS sedikit banyaknya akan menimbulkan 'benturan' dengan keberadaan angkutan konvensional seperti Angkot yang telah terlebih dahulu hadir di Kota Medan. Tugas Pemko Medan adalah menjembatani kepentingan para sopir Angkot agar tidak terlalu terdampak oleh keberadaan bus BTS.

"Sebab bus BTS ini hadir karena ada kesepakatan Pemko Medan ke pemerintah pusat. Pemko yakin bahwa Bus BTS sudah layak beroperasi di Kota Medan, itu artinya Pemko juga yakin kalau mereka bisa mengatasi benturan yang akan timbul karena keberadaannya,” ujar Sekretaris FP-Golkar DPRD Medan itu.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi IV lainnya, Dedy Aksyari Nasution yang juga meminta Pemko untuk tidak membiarkan polemik yang timbul antara bus BTS dengan para sopir Angkot begitu saja. Sebab, para sopir Angkot juga banyak yang merupakan warga Kota Medan yang harus difikirkan kesejahteraannya.

Politisi Gerindra itu meminta agar rencana Angkot yang akan dijadikan sebagai feeder (pengumpan) bagi Bus BTS, dimatangkan. "Kita setuju bus BTS beroperasi, masyarakat sudah layak mendapatkan alat transportasi yang murah, cepat dan nyaman. Tetapi, kita juga mau ada upaya dari pemerintah dalam mencari solusi yang terbaik untuk meminimalisir benturan-benturan yang timbul," pungkasnya. (M13/a)

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru