Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026
Pembangunan Jembatan Sicanang Kerap Diganggu Kelompok Masyarakat

Antonius Tumanggor Siap Berkemah Kawal Pembangunan Jembatan

Redaksi - Minggu, 14 Februari 2021 17:32 WIB
467 view
Antonius Tumanggor Siap Berkemah Kawal Pembangunan Jembatan
Foto: SIB/Dok Komisi IV DPRD Medan
SALAM: Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD  Medan Antonius Tumanggor bersalaman dengan dengan Kadis PU Medan Zulfansyah, pada rapat dengar pendapat di ruang banggar DPRD Medan,  Senin (8/2).
Medan (SIB)
Kepala Dinas PU Kota Medan Zulfansyah berharap agar masyarakat ikut mengawal pembangunan jembatan di Sicanang yang sudah lama belum tuntas. Banyak kendala di lapangan, termasuk adanya oknum-oknum yang meminta-minta jatah sehingga pembangunan jembatan terganggu pelaksanaannya.

“Di Belawan banyak pengusaha yang berpengalaman dan kinerjanya baik, tapi tidak sanggup menghadapi kelompok-kelompok masyarakat yang meminta-minta setoran. Belum lagi pihak-pihak yang menutup jalan menuju lokasi pembangunan, akibatnya pembangunan terganggu,” kata Zulfansyah saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Medan dan Forum Masyarakat Sicanang (Formasi) Kecamatan Belawan, Senin (8/1) di ruang Badan Anggaran DPRD Medan.

Sedangkan Ketua Umum Formasi T Silaen mengatakan, masyarakat sudah lelah menyuarakan penyelesaian pembangunan jembagatan Sicanang. "Kami secara pribadi bingung, apa kendala yang menghambat pembangunan jembatan itu. Tapi apabila ada pihak yang menghalan-halangi pembangunannya, kami siap di garda terdepan," tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV Antonius D Tumanggor tegas mengatakan, dia siap berkemah di lokasi untuk mengawal pembangunan jembatan Sicanang. Dia berharap tidak ada lagi gangguan dari kelompok masyarakat atau oknum-oknum pemuda setempat. Karena pembangunan jembatan tersebut adalah untuk kebutuhan masyarakat banyak.

Wakil Ketua Fraksi Nasdem ini mengungkapkan, tak kunjung selesainya pembangunan jembatan Sicanang selama ini telah menutup akses masyarakat ke luar masuk ke Sicanang. Pembangunan jembatan menelan anggaran ABPD yang tidak sedikit. Beban Pemko khususnya Dinas PU sangat besar untuk pembangunan infrastruktur di Medan.

“Janganlah lagi ada pihak-pihak yang menambah beban Dinas PU pada proyek pembangunan jembatan Sicanang. Kalau jembatan itu tidak tuntas yang rugi adalah masyarakat. Mari kita sama-sama mengawal pembangunan. Saya juga ikut mengawalnya, saya siapkan kemah untuk berkemah di lokasi proyek tersebut agar tahun ini selesai pengerjaannya. Saya kawal sampai pekerjaannya selesai,” tegas politisi Nasdem ini.

Lebih lanjut Zulfansyah mengatakan, dari Rp 429 miliar anggaran Dinas PU, kini hanya Rp 300 miliar yang disetujui. Namun demikian pembangunan jembatan Sicanang menjadi prioritas, dan tahun ini ditargetkan selesai dikerjakan dengan dana Rp 9 miliar. Terhambatnya pembangunan lanjutan jembatan Sicanang akibat pada tahun 2019 proses hukum yang menghambat pembangunannya.

Di tahun 2020, lanjut dia, dananya kembali dianggarkan, tapi bentangannya banyak tergerus air yang deras, sehingga ukuran bentangan dari dari 40 meter menjadi 60 meter. “Selambat-lambatnya Desember tahun ini selesai dikerjakan,” terangnya. (M10/c)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru