Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026
Peringati Sumpah Pemuda

DPD GMNI Sumut dan Korwil I GMKI Gelar Dialog Kebangsaan

Redaksi - Minggu, 05 November 2023 18:18 WIB
398 view
DPD GMNI Sumut dan Korwil I GMKI Gelar Dialog Kebangsaan
Foto: SIB/Danres Saragih
DIALOG: Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Jawari SH MH, Kadiskop Sumut Dr Naslindo Sirait SE MM dan Tokoh Pemuda Sumut dr David Luter Lubis diabadikan saat pemaparan pada Dialog Publik Refleksi Sumpah Pemuda di Aula Raja Inal Siregar lantai 2 Kanto
Medan (SIB)
Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut dan Korwil I Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Sumut-NAD menggelar Dialog Publik Refleksi Sumpah Pemuda di Aula Raja Inal Siregar lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (2/11).

Pj Gubernur Sumut Hassanudin diwakili Kadiskop dan UKM Sumut Dr Naslindo Sirait SE MM dalam pemaparannya mengatakan, Sumpah Pemuda adalah tonggak sejarah yang memberikan kesedaran bagi pemuda waktu itu dan tentu bagi kita sebagai generasi penerus, bahwa pentingnya persatuan dan kesatuan dalam perjuangan untuk Indonesia meredeka. "Hari ini sebagai generasi muda dan generasi penerus kita bertekad untuk terus menjaga persatuan dalam mengisi kemerdekaan yang diwariskan kepada kita," katanya.

Tema yang diusung "Rekonstruksi Kebangsaan Menatap Arah Baru 2045" pilihan kata atau diskusi rekonstruksi itu berarti mengembalikan seperti semula. "Mungkin yang dimaksudkan oleh panitia bahwa kebangsaan kita saat ini perlu kita kembalikan ke bentuk semula yang digagas oleh para pendiri bangsa dalam membangun rancang bangun kenegaraan untuk Indonesia merdeka," katanya.

Alasan panitia memilih diskusi itu bukan tanpa sebab, tentu melihat dan merasakan bahwa nilai-nilai kebangsaan mulai memudar. Hal itu dapat dilihat dari menonjolnya semangat kedaerahan, tingginya konflik antar suku, maraknya intoleransi beragama, hilangnya semangat gotongroyong, lunturnya rasa cinta kepada tanah air, meningkatnya individualisme di tengah arus globalisasi. Karena itu perlu rekonstruksi kembali paham kebangsaan sebagai satu ideologi bangsa Indonesia dalam menapaki perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

Kapolda Sumut diwakili Wakapolda Brigjen Pol Drs Jawari SH MH mengatakan, dalam mewujudkan Indonesia maju perlu persatuan dan kesatuan. Bagaimana pemuda dalam menghadapi tantangan ke depan, tentu pemuda harus menjalin kebersamaan antar sesama pemuda dan meningkatkan SDM. "Pemuda harus bersatu, kalau tidak bersatu pemuda tidak ada kekuatan. Sebab Sumut merupakan miniatur Indonesia jadi harus ada kebersamaan dan kekompakan tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama, budaya dan lainnya," katanya.

Dia juga menambahkan, Sumut pengguna narkoba nomor satu di Indonesia, 1 juta orang lebih tentu untuk mengatasi itu perlu peran pemuda mengampanyekan anti narkoba sehingga generasi muda Sumut dapat terhindar dari bahaya narkoba.

Sementara dr David Luther Lubis MKed (OG) SpOG(K) dalam pemaparannya mengatakan, dari sensus penduduk 2020 bahwa 27,9 persen adalah geberasi Z. Di mana pendidikan masyarakatnya adalah 64 juta penduduk hanya tamat SD, SMP 40 juta orang dan SMA 57 juta orang.

Untuk itu perlu keadilan sosial dengan membangun masyarakat yang adil dan merata, hal itu merupakan tujuan utama konstruksi kebangsaan. Peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan kesempatan yang setara bagi semua warga negara Indonesia.Dia juga mengatakan, generasi Z telah hilangnya budaya leluhur dan mengadopsi budaya luar tentu itu merupakan sebuah tantangan bagi pemerintah.

Sebelumnya Ketua DPD GMNI Sumut Daniel Sigalingging dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada penarasumber yang hadir. Dia mengatakan Dialog Kebangsaan digelar untuk menggelorakan kembali semangat sumpah pemuda untuk negara Indonesia yang lebih maju. (**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru