Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Februari 2026

Zeira Ritonga Desak Pemprov Sumut Segera Lakukan Operasi Pasar Antisipasi Kenaikan Harga Beras

Redaksi - Jumat, 23 Februari 2024 19:02 WIB
367 view
Zeira Ritonga Desak Pemprov Sumut Segera Lakukan Operasi Pasar Antisipasi Kenaikan Harga Beras
(Foto: Dok/Firdaus)
Zeira Salim Ritonga 
Medan (harianSIB.com)
Anggota DPRD Sumatra Utara (Sumut) Zeira Salim Ritonga mendesak Pemprov Sumut melalui Dinas Perindag ESDM (Perindustrian Perdagangan Energi Sumber Daya Mineral) untuk segera melakukan operasi pasar mengantisipasi kenaikan harga beras yang terus melonjak, sekaligus mengawasi ketat pendistribusiannya ke kabupaten/kota.
"Pemprov Sumut dan instansi terkait yang menangani beras ini harus bergerak cepat mengantisipasi kenaikan harga beras, jangan seolah-olah membiarkan harga semakin menggila tanpa ada upaya mengantisipasinya," kata Zeira Salim kepada wartawan, Jumat (23/2/2024), melalui telepon dari Medan.
Penegasan itu disampaikan Bendahara DPW PKB Sumut ini menanggapi lambannya Pemprov Sumut dalam hal ini Dinas Perindag ESDM dan Perum Bulog mengantisipasi kenaikan harga beras di pasaran yang terus bergerak naik, sehingga sangat meresahkan masyarakat.
“Harus gerak cepatlah mengantisipasi kenaikan harga beras ini, jangan sampai melambung tinggi tak terkendali, yang ujung-ujungnya melahirkan penderitaan bagi masyarakat," kata anggota Komisi C ini.
Ia juga mengingatkan Pemprov Sumut agar inspeksi mendadak (sidak) hendaknya tidak hanya ke gudang beras di Serdang Bedagai (Sergai) dan Deliserdang, tapi juga seluruh kabupaten/kota.
Seperti diketahui, kata Penasehat Fraksi Nusantara DPRD Sumut ini, harga beras di pasaran saat ini berada di posisi Rp13.500- Rp14.500/Kg, yang sebelumnya berada di angka Rp11.500-Rp12.000/Kg, atau mengalami kenaikan dari harga acuan penjualan (HAP) Rp11.500/Kg.
Menurut Zeira, langkah antisipasi dengan cara sidak belum sepenuhnya menuntaskan kenaikan harga beras, mengingat sejauh ini belum terlihat penurunan bahan pokok utama masyarakat, sehingga dibutuhkan koordinasi antara Pemprov Sumut dengan kabupaten/kota
"Kenaikan harga beras ini sudah diprediksi pemerintah beberapa bulan kemarin, sehingga dibuka impor beras dari China. Namun hal tersebut tak kunjung mengatasi kenaikan harga," ujar Zeira.
Ia pun meminta pemerintah pusat mempercepat stabilisasi harga beras dengan melakukan operasi pasar dan mengguyur stok beras Bulog di pasar.
"Operasi pasar diharapkan dapat menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan bagi masyarakat, mengingat masyarakat membutuhkan pangan pada hari besar keagamaan akhir 2023, karena masyarakat membutuhkan sembilan bahan pokok yang mencakup beras, gula, cabai, bawang merah dan minyak makan,” katanya.
Zeira juga mengharapkan Pemprov Sumut melakukan langkah kolaborasi dengan pemerintah pusat dengan memperketat pengawasan terhadap distribusi beras, mulai dari tingkat petani sampai pengecer di pasar.(**)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Jaksa Agung Kunker ke Sumut

Jaksa Agung Kunker ke Sumut

Medan(harianSIB.com)Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Utara (Sumut) untuk beberapa hari ke