Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

PWKI Choir Isi Paskah Oikumene Sumut 24 di GBI Rumah Persembahan Medan

Redaksi - Rabu, 17 April 2024 10:29 WIB
516 view
PWKI Choir Isi Paskah Oikumene Sumut 24 di GBI Rumah Persembahan Medan
(Foto: Dok PWKI Choir)
PWKI Choir: Ketua DPD PWKI Sumut, Dra Veronika Sitanggang MPsi, bersama Halomoan Tampubolon dan Maria Selvi Tarigan usai mengik
Medan (SIB)
Sejumlah paduan suara diagendakan memeriahkan perayaan Paskah Oikumene Umat Kristiani Sumut yang dipusatkan di GBI Rumah Persembahan Medan pada Jumat (19/4) dimulai pukul 17.00 WIB. Selain Consolatio Choir Universitas Sumatera Utara dengan kondaktor Tonny Siagian, berpartisipasi juga PWKI Choir.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Sumut, Dra Veronika Sitanggang MPsi, mengatakan PWKI Choir tak sekadar berpartisipasi tapi ingin menjadikan ibadah tersebut sebagai bagian pemuliaan-Nya.
“Berkidung bagi warga Kristen adalah bagian tak terpisahkan dari ibadah tapi tampil dalam satu paduan suara memberi suasana batin yang luar biasa. Untuk itu, perlu persiapan yang istimewa,” ujar perempuan yang di kepanitiaan sebagai ketua tersebut didampingi Sekretaris PWKI Sumut Ruth Munthe.
Untuk tampil maksimal sebagai pemuji-Nya, PWKI Choir terus berlatih di Sekretariat Jalan Gaperta Ujung. Seperti pada Selasa (16/4), sejumlah musisi gerejawi mengikuti dengan seksama. Seperti
Halomoan Tampubolon dan Maria Selvi Tarigan.
Dua nama yang tak terpisahkan dari kegiatan seni religi gerejawi itu ikut memoles PWKI Choir. “Kita sama-sama memuliakan-Nya,” tulis Veronika Sitanggang di akunnya.
PWKI Choir kerap tampil di acara gerejawi yang memassa. Selain di hadapan jemaat juga pernah tampil di hadapan Menkum HAM Prof Yasona Laoly dan naggota Wantimpres Djan Faridz saat peresmian Christian Centre.



Hari Ini Pengobatan Massal Gratis
Sebelumnya, Sekretaris Umum Panitia Paskah Oikumene Umat Kristiani Sumut, Jadi Pane SPd MM, mengatakan acara pengobatan massa gratis dilakukan Rabu (17/4).
“Sedikitnya 13 jenis penyakit yang dilayani dalam pengobatan massal gratis,” tegasnya didampingi Humasy Panitia Pdt Krisman Saragih. “Seperti pemeriksaan darah dan gula darah, kolesterol, asam urat, TB, BB dan tekanan darah, paru / rontgen paru, gigi, kandungan dan THT,” tambahnya.
Ada juga pelayanan sosial lainnya. Mulai pembaigan kacamata minus 5 khusus untuk usia 16 tahun ke bawah, pemberian kacamata glukoma hinggpa emberian kaki pengganti.
“Untuk kelancaran kegiatan, massa yang sudah mendaftar untuk jenis penyakit, dimungkinkan mengantre sesuai ruangan,” tambah Pdt Krisman Saragih seusai menyampaikan detail acara ke BUMD Tirtanadi Medan, Selasa (16/4).
Tokoh Gereja Pentakosta Sumatera Utara (GPSU)/P itu berharap massa yang ingin beroleh pengobatan tersebut di atas, datang ke lokasi.
“Untuk ibadah sebagai acara puncak, panitia meminta kehadiran di GBI Rumah Persembahan dengan penkhotbah Pdt Gilbert Lumoindong,” tambahnya sambil menirukan ucapan Ketum Panitia Pdt Daniel Edy Prayitno bahwa acara puncak bakal dihadirisekira 5.000 jemaat. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru