Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Harga Daging Ayam dan Bawang Merah di Medan Bertahan, Harga Gula Dekati Rp 20.000/Kg

Redaksi - Rabu, 24 April 2024 16:39 WIB
786 view
Harga Daging Ayam dan Bawang Merah di Medan Bertahan, Harga Gula Dekati Rp 20.000/Kg
Bisnis
Ilustrasi 
Medan (SIB)
Harga bawang merah mengacu kepada PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) di kota Medan terpantau masih bertahan mahal rata rata dijual Rp.44.500 per Kg.
Angkanya jauh dari kata ideal karena biasanya di hari normal masyarakat mengkonsumsi bawang merah dengan harga di kisaran Rp.28.000 hingga Rp.33.000 per Kg nya, ujar Pengamat Ekonomi dan Keuangan Gunawan Benyamin, Selasa (23/4).
Disebutnya, sejumlah kabar menyebutkan, ada gangguan distribusi dan produksi bawang merah dari wilayah produsen seperti di pula Jawa. Yang membuat pasokan bawang merah menjadi terganggu di wilayah Sumut. Sehingga lebih banyak mengandalkan pasokan bawang lokal, membuat harga komoditi ini naik.

Juga harga gula pasir
Dari temuan di sejumlah pasar tradisional di wilayah Sumut, harga gula pasir sudah mulai ada yang menjual di angka Rp.19.000 per Kg nya. Bisa mencapai Rp.20.000 di rantai pasok di bawahnya (kedai sampah).
Kenaikan harga gula pasir terjadi setelah Bapanas menaikkan harga (HAP) gula pasir di level konsumen menjadi Rp.17.500 per Kg.
Selain dua komoditas tersebut, harga daging ayam juga masih bertahan mahal.
Ia menilai harga daging ayam akan membentuk titik keseimbangan baru, karena kalau sebelumnya (tahun 2023) harga daging ayam bisa menyentuh Rp.23.000-an per Kg. Maka kondisi oversupply yang memicu penurunan harga akan disiasati oleh peternak dengan mengendalikan pasokannya, sebutnya.
Dia menilai peternak tengah melakukan penyesuaian pasokan dengan mengacu kepada konsumsi untuk menekan kerugian. Sejauh ini konsumsi daging ayam tengah dalam tekanan. Selebihnya sejumlah komoditas pangan masyarakat di Sumut berada dalam tren penurunan, seperti beras, cabai merah, cabai rawit, daging sapi, dan telur ayam.
Sementara harga minyak goreng terpantau bergerak stabil, meskipun di level pedagang besar mulai menunjukan adanya kenaikan tipis.
Dari hasil pemantauan, harga minyakita dan minyak goreng curah di tahun 2024 ini merangkak naik, hingga mencapai Rp.1.000 per liternya.
Di sisi lain pelemahan mata uang Rupiah memang berpotensi untuk mendorong kenaikan sejumlah harga kebutuhan pangan pokok. Yang sebagian atau seluruhnya sangat bergantung pada komoditas atau bahan baku impor. Ke depan ini yang perlu diwaspadai, ujarnya. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru